Pasukan Prancis Bunuh Anggota Senior Al-Qaeda Afrika Utara di Mali

"Tokoh bersejarah gerakan jihadis di Sahel, Bah ag Moussa dianggap bertanggung jawab atas beberapa serangan terhadap Mali dan pasukan internasional," kata Parly dalam sebuah pernyataan.


Foto: Reuters


PARIS, IPHEDIA.com - Pasukan Prancis telah membunuh Bah ag Moussa, seorang pemimpin militer sayap Afrika Utara al-Qaidah, selama operasi di timur laut Mali, kata Menteri Angkatan Bersenjata Florence Parly, Jumat.

Mantan kolonel tentara Mali, yang juga dikenal sebagai Bamoussa Diarra, adalah tangan kanan Iyad Ag Ghali, pemimpin kelompok jihad paling terkemuka di Mali, Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM) itu, berulang kali menyerang tentara dan warga sipil di Mali dan negara tetangga Burkina Faso.

"Tokoh bersejarah gerakan jihadis di Sahel, Bah ag Moussa dianggap bertanggung jawab atas beberapa serangan terhadap Mali dan pasukan internasional," kata Parly dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters.

Moussa yang termasuk dalam daftar terorisme AS, tewas Selasa setelah operasi yang melibatkan pasukan darat dan helikopter dan terjadi setelah serangkaian operasi yang membuat pasukan Prancis membunuh puluhan kelompok itu dalam beberapa pekan terakhir. "Ini sukses besar dalam perang melawan terorisme," kata Parly.

Bekas kekuatan kolonial Prancis memiliki lebih dari 5.100 personel yang tersebar di seluruh wilayah dengan sebagian besar di Mali yang beroperasi melawan militansi yang meningkat. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top