Militer Korea Selatan Tahan Pria Korea Utara Lintasi Perbatasan Antar Korea

"Penyelidikan direncanakan untuk mengetahui detail tentang pria itu, termasuk bagaimana dia turun dan apakah dia ingin membelot," kata JCS dalam sebuah pernyataan.




SEOUL, IPHEDIA.com - Militer Korea Selatan mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menahan seorang pria Korea Utara yang melintasi perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan yang dijaga ketat.

Pria itu ditemukan sekitar pukul 9:50 pagi di ujung timur Zona Demiliterisasi (DMZ) yang membagi dua Korea, kata Kepala Staf Gabungan (JCS).

"Penyelidikan direncanakan untuk mengetahui detail tentang pria itu, termasuk bagaimana dia turun dan apakah dia ingin membelot," kata JCS dalam sebuah pernyataan.

Orang itu pertama kali terlihat melintasi pagar kawat berduri yang dipasang di sepanjang perbatasan pada pukul 19:26 pada Selasa (1026 GMT), kantor berita News1 melaporkan, mengutip sumber militer yang tidak disebutkan namanya.

Kantor berita Yonhap seperti melansir Reuters mengatakan militer telah mengeluarkan peringatan anti-infiltrasi "Jindotgae" untuk wilayah perbatasan timur.

Kementerian pertahanan menolak untuk mengkonfirmasi laporan tersebut, dengan alasan penyelidikan sedang berlangsung.

Operasi itu dilakukan ketika Korea Selatan pada Rabu memulai kembali tur ke bagian selatan DMZ, yang tidak hanya tempat terjadinya beberapa bentrokan bersenjata tetapi juga berfungsi sebagai tempat untuk acara penting antar-Korea, termasuk beberapa KTT terbaru.

Tetapi program itu ditangguhkan pada Oktober 2019 setelah wabah demam babi Afrika yang mematikan melanda Korea Utara, dan kemudian karena kekhawatiran virus corona baru tahun ini. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top