-->

Ledakan Merusak Kapal Tanker Minyak di Lepas Pantai Arab Saudi

Ledakan pada Rabu menghantam MT Agrari, kapal berbendera Malta, yang dikelola Yunani di lepas pantai Shuqaiq. Pernyataan dari operator Agrari mengatakan kapal tanker itu diserang oleh sumber yang tidak diketahui.




RIYADH, IPHEDIA.com - Sebuah ledakan merusak kapal tanker minyak di lepas pantai Arab Saudi di Laut Merah dekat perbatasan dengan Yaman, menurut sebuah perusahaan keamanan swasta.

Ledakan pada Rabu menghantam MT Agrari, kapal berbendera Malta, yang dikelola Yunani di lepas pantai Shuqaiq.

Pernyataan dari operator Agrari, yang dikutip oleh kantor berita The Associated Press, mengatakan kapal tanker itu diserang oleh sumber yang tidak diketahui.

“Agrari tertabrak sekitar 1 meter di atas permukaan air dan mengalami kerusakan. Sudah dipastikan bahwa kru selamat dan tidak ada korban luka.”

Kapal itu masih mengapung di lepas pantai dan telah dinaiki oleh pejabat Saudi, kata perusahaan itu. Arab Saudi tidak segera mengakui insiden tersebut.

Ambrey, sebuah perusahaan keamanan Inggris, melaporkan ledakan itu dan menghubungkannya dengan ranjau.

Dikatakan Agrari memiliki kargo dari Rotterdam, Belanda, dan telah ditempatkan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap Shuqaiq.

"Kapal tanker LR2 / Aframax AGRARI terkena dampak tambang yang berlabuh di salah satu dermaga Pembangkit Listrik Tenaga Uap (SSPP) Al Shuqaiq di Arab Saudi," kata laporan Ambrey, melansir Aljazeera.

"Ledakan terjadi di batas pelabuhan dan menusuk lambung kapal, yang di pemberat," tambahnya. Tidak disebutkan kapan insiden itu terjadi tetapi mencatat bahwa kapal itu telah tiba di Al Shuqaiq pada 23 November.

Agrari adalah kapal tanker minyak mentah aframax yang lebih kecil, menurut data di situs TMS Tankers menunjukkan.

Ledakan itu terjadi setelah rudal jelajah yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi Yaman menghantam fasilitas minyak di kota Jeddah di Laut Merah Arab Saudi pada Senin.

Dua minggu lalu, kebakaran di dekat platform terapung milik terminal produk minyak Jazan tidak ada yang cedera.

Tembakan itu adalah hasil dari upaya serangan Houthi lainnya, di mana koalisi pimpinan Saudi yang memerangi Houthi di Yaman mencegat dan menghancurkan dua kapal bermuatan bahan peledak di Laut Merah selatan. Laut Merah adalah jalur pengiriman penting untuk kargo dan pasokan energi dunia.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi telah memerangi Houthi sejak Maret 2015. Pejabat militer Houthi maupun Armada ke-5 Angkatan Laut AS, yang bertanggung jawab untuk berpatroli di perairan Timur Tengah, tidak segera menanggapi permintaan komentar. (alj/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top