Hongaria Beli Rudal Pertahanan Udara dari Kongsberg dan Raytheon

Dalam sebuah pernyataan, Hongaria yang telah lama akan meningkatkan pengeluaran militer, akan menerima pengiriman sistem pertahanan udara pada tahun 2023.


Foto: Defense World

BUDAPEST, IPHEDIA.com - Hongaria telah setuju untuk membeli sistem pertahanan udara NASAMS dari Kongsberg Norwegia dan produsen senjata AS, Raytheon Technologies, kata pemerintah Hongaria pada Kamis.

Dalam sebuah pernyataan, Hongaria yang telah lama akan meningkatkan pengeluaran militer, akan menerima pengiriman sistem pertahanan udara pada tahun 2023.

Seperti banyak negara anggota NATO lainnya, Hongaria masih jauh dari target pengeluaran pertahanan aliansi sebesar 2% dari output ekonomi.

Hongaria menandatangani deklarasi niat untuk membeli rudal pertahanan udara dari Raytheon dalam kesepakatan $ 1 miliar pada Agustus di bawah pemerintahan Presiden AS, Donald Trump.

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban, telah membina hubungan persahabatan dengan Trump. Dia menghadapi prospek hubungan yang lebih rumit dengan Presiden terpilih Joe Biden setelah menuduh Demokrat AS melakukan imperialisme moral.

"Dengan memilih sistem NASAMS, yang juga melindungi ibu kota AS dan digunakan secara luas di NATO, kami telah memilih solusi yang memberikan yang paling sesuai dengan persyaratan aliansi," sebuah pernyataan mengutip pernyataan komisaris pemerintah Gaspar Maroth.

Pembelian NASAMS menandai langkah terbaru dalam peningkatan bertahap Hongaria atas infrastruktur militernya yang sudah tua setelah kesepakatan sebelumnya untuk membeli helikopter militer Airbus H225M dan kendaraan tempur Lynx KF41 dari vendor Eropa Barat.

Sistem rudal baru akan menggantikan teknologi Soviet yang sudah ketinggalan zaman yang telah beroperasi selama lebih dari empat dekade, kata pemerintah, melansir Reuters. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top