-->

Duh, Ayah Tega Aniaya Putrinya Hingga Masuk Rumah Sakit Gara-gara Minta Uang BST

"Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga ini, yaitu seorang ayah telah menganiaya anak kandungnya sendiri," ujar Kapolsek Trimurjo, AKP A Pancarudin, SH, MM., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.




TRIMURJO, IPHEDIA.com -
Melakukan Kekerasan Dalam rumah tangga (KDRT), RMT alias Manto, (43) warga Lk II Rt.06 Rw.03 Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, diamankan anggota Polsek Trimurjo.

"Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga ini, yaitu seorang ayah telah menganiaya anak kandungnya sendiri," ujar Kapolsek Trimurjo, AKP A Pancarudin, SH, MM., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Sabtu.

Pelaku yang juga ayah kandung korban --sebut saja namanya Bunga itu ditangkap di rumahnya, Rabu, 25 November 2020 sekira pukul 15.00 WIB. "Korban tinggal satu rumah dengan pelaku yang ditinggal istrinya kerja menjadi TKW di Singapura kurang lebih sudah tujuh bulan," terang Pancarudin.

Kakek korban yang rumahnya berdekatan dengan rumah pelaku menceritakan awal kejadiannya. Ceritanya, korban (anak pelaku) pulang dari kantor pos Kecamatan Trimurjo setelah mengambil uang bantuan BST (Bantuan Sosial Tunai) senilai Rp 300 ribu.

Saat tengah di rumah kakeknya, korban dipanggil ayahnya dan pulang ke rumah. Setibanya di rumah, ayahnya meminta uang yang baru diambil oleh korban dari kantor pos untuk kebutuhan pribadinya. Namun, korban tidak memberikannya.

"Jangan, Pak. Uang ini untuk jajan saya dan adik-adik, lagian saya tidak pernah di kasih uang. Tadi saya yang mengantri di kantor pos," ucap kakeknya menirukan ucapan korban.

Mendengar ucapan anaknya itu, tiba tiba pelaku emosi dan memukul kuat pipi sebelah kanan bagian mata dengan tangan kanan mengepal. Akibat pukulan ayahnya tersebut korban terjatuh dan kepala bagian belakang korban membentur lantai hingga pingsan.

Kemudian, adik korban yang berusia 9 tahun memberitahukan kepada kakek korban yang rumahnya bersebelahan. Korban yang masih pingsan di bawa ke rumah sakit Mardi Waluyo Metro untuk mendapatkan pertolongan medis, sementara pelaku diamankan ke Mapolsek Trimurjo.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top