Cegah Aksi Radikalisme, Polda Sumsel Optimalkan Fungsi Samapta

Ke depan tantangan tugas Polri semakin berat mulai dari masalah terorisme, radikalisme, dan tugas lain yang sudah di depan mata, yakni pilkada serentak di tujuh kabupaten dalam wilayah Sumsel pada 9 Desember 2020.


Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Untuk mencegah aksi radikalisme dan anti-Pancasila, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) mengoptimalkan fungsi samapta guna menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Sumsel.

"Dengan terpeliharanya kamtibmas tetap kondusif, pelaksanaan pilkada serentak, serta berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya Indonesia maju bisa berjalan dengan baik," kata Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan, saat membuka rakor Program "Quick Wins" fungsi I Direktorat Samapta di Palembang, Rabu.

Ia mengatakan, ke depan tantangan tugas Polri semakin berat mulai dari masalah terorisme, radikalisme, dan tugas lain yang sudah di depan mata, yakni pilkada serentak di tujuh kabupaten dalam wilayah Sumsel pada 9 Desember 2020.

Menurutnya, untuk menghadapi tantangan tugas tersebut diperlukan kesiapan personel dan fasilitas pendukung dalam melakukan kegiatan pemeliharaan kamtibmas.

Dalam pemantapan pemeliharaan kamtibmas, selain kesiapan personel dan peralatan pendukung, upaya yang juga perlu dilakukan adalah peningkatan sinergitas kinerja antarpenggiat "quick wins" dan instansi terkait.

"Melalui upaya tersebut diharapkan petugas dapat melakukan penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti-Pancasila secara tegas," jelasnya. (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top