Tengah Siapkan Alat Hisap Sabu, Residivis Narkoba Ditangkap Polsek Trimurjo

Mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Kapolsek Trimurjo, AKP Pancarudin, SH, MM., membenarkan pihaknya telah menangkap pelaku. "Pelaku merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2015," kata Pancarudin.




TRIMURJO, IPHEDIA.com - Anggota Polsek Trimurjo Polres Lampung Tengah meringkus pelaku pemilik narkoba jenis sabu berinisial FTA alias Gogon (31) warga lingkungan Adirejo Rt. 10 Rw. 04 Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Kapolsek Trimurjo, AKP Pancarudin, SH, MM., membenarkan pihaknya telah menangkap pelaku. "Pelaku merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2015," kata Pancarudin, di Trimurjo, Kamis.

Ia mengatakan, penangkapan terhadap pelaku di rumahnya pada Rabu, 28 Oktober 2020, berawal dari informasi warga setempat bahwa pelaku residis ini kumat lagi menggunakan sabu, yang menimbulkan keresahan lingkungan.

Saat dilakukan penggerebekan serta penggeledahan di rumahnya, ketika itu pelaku sedang menyiapkan alat untuk mengisap sabu.

Dari pelaku, polisi mengamankan barang bukti, berupa 1 plastik klip kecil warna putih berisi butiran bening kristal diduga narkotika jenis sabu paket kecil, 2 pipet warna bening, 1 botol plastik berisi air bening, 2 korek api gas, 1 kaca pirek berikut 1 unit HP Android merk Vivo warna merah yang berada di lantai rumahnya.

"Pelaku FTA alias Gogon berikut barang buktinya dibawa Polsek Trimurjo untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," ujar Panca.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) hurup (a) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top