Ribuan Pengunjuk Rasa Kyrgyzstan Protes Hasil Pemilihan Parlemen, Markas Besar Pemerintah Dibakar

Protes ribuan orang meletus setelah dua partai mapan, salah satunya dekat dengan Presiden Sooronbai Jeenbekov, memenangkan pemungutan suara pada Minggu, menurut hasil sementara.


Foto: Reuters


ALMATY, IPHEDIA.com - Ribuan orang yang memprotes hasil pemilihan parlemen di Kyrgyzstan masuk ke markas besar pemerintah dan keamanan, Selasa pagi waktu setempat, ketika kebakaran meletus dan oposisi mencoba menguasai ibu kota, menurut laporan situs berita lokal Akipress dan 24.kg.

Protes ribuan orang meletus setelah dua partai mapan, salah satunya dekat dengan Presiden Sooronbai Jeenbekov, memenangkan pemungutan suara pada Minggu, menurut hasil sementara.

Polisi membubarkan unjuk rasa Senin malam, tetapi pengunjuk rasa kembali ke alun-alun ibu kota Bishkek beberapa jam kemudian dan masuk ke gedung yang di dalamnya ada presiden dan parlemen. Gedung yang dikenal secara lokal sebagai Gedung Putih itu terbakar pada Selasa pagi waktu setempat, melansir Reuters.

Para pengunjuk rasa kemudian masuk ke markas besar Komite Negara Keamanan Nasional dan membebaskan mantan presiden Almazbek Atambayev, yang dijatuhi hukuman penjara lima tahun ini atas tuduhan korupsi setelah berselisih dengan penggantinya, Presiden Sooronbai Jeenbekov.

Negara Asia Tengah berpenduduk 6,5 juta, yang bersekutu erat dengan Rusia ini, memiliki sejarah volatilitas politik. Dalam 15 tahun terakhir, dua presidennya telah digulingkan oleh pemberontakan. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top