Polsek Terusan Nunyai Tangkap Pelaku Penggelapan Modus Pinjam Sepeda Motor Untuk Beli Beras

"Penangkapan pelaku berawal dari laporan korban Teguh Setiawan (47) warga Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu ke Polsek Terusan Nunyai," kata Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso, S.Pd.




TERUSANNUNYAI, IPHEDIA.com - Gara-gara pinjam sepeda motor tidak dipulangkan ke pemiliknya, SPR (23) warga Dusun Fajargunung, Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, di jebloskan ke jeruji besi.

Bersama anggotanya, Kanit Reskrim Polsek Terusan Nunyai menangkap pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor itu, Sabtu sore pukul 04.00 WIB di rumahnya.

"Penangkapan pelaku berawal dari laporan korban Teguh Setiawan (47) warga Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu ke Polsek Terusan Nunyai," kata Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso, S.Pd., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik., SH., Senin.

Dikatakan Iptu Santoso, sebelumnya korban bekerja di rumah Bakini di Kampung Gunungagung, Kecamatan Terusan Nunyai. Datanglah pelaku meminjan sepeda motor miliknya, merek Yamaha X-ride Nopol B 6422 CZQ untuk membeli beras.

Karena ditunggu sampai sore hari pelaku tidak kunjung datang mengembalikan sepeda motornya, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Terusan Nunyai.

Setelah menerima laporan, Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan anggotanya langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di rumahnya. "Pelaku mengakui telah meminjam sepeda motor milik korban, akan tetapi oleh pelaku sepeda motornya dipinjamkan lagi ke temannya," terang Iptu Santoso.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku SPR dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan, Pasal 372 KUHP atau 378 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara empat tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top