Polisi Surabaya Bekuk Dua Residivis Curanmor, Satu Ditembak Kaki

Kepala Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana menyebutkan, pengungkapan pelaku pencurian motor ini bagian dari tindaklanjut tujuh laporan masyarakat yang mengeluhkan telah kehilangan motor.




SURABAYA, IPHEDIA.com - Dua alap-alap pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di sembilan lokasi di Surabaya diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Aksi pelaku di salah satu parkiran juga sempat terekam kamera CCTV.

Kepala Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana menyebutkan, pengungkapan pelaku pencurian motor ini bagian dari tindaklanjut tujuh laporan masyarakat yang mengeluhkan telah kehilangan motor.

“Tim kami melakukan serangkaian penyelidikan, untuk mencocokkan laporan para korban. Kebetulan ada rekaman CCTV di salah satu lokasi di rungkut,” katanya, Minggu.

Iptu Arief mengatakan, penyelidikan Tim Resmob membuahkan hasil dengan menangkap dua pelaku berinisial ART (28) warga Ambengan Batu dan ARD (22) alias Ian Londo, warga Jl Kedung Rukem pada Sabtu 17 Oktober.

“Setelah kami periksa, dua pelaku mencari sasaran di berbagai tempat. Motor yang diparkir di jalan maupun di rumah. Pelaku merusak lubang kunci dengan kunci T buatan sendiri,” katanya.

Dua pelaku merupakan residivis dalam kasus kejahatan curanmor dan perjudian. ART pernah ditangkap Polsek Genteng dalam kasus Curanmor tahun 2018 dan keluar dari penjara Juni 2020. Sedangkan ARD pernah ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada tahun 2016 dalam kasus perjudian.

“Dua pelaku kami tetapkan tersangka dan kami tahan dengan persangkaan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan” terangnya. (Sugeng P/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top