Polda Jambi Sita 41 Kg Sabu Jaringan Internasional, Satu dari Enam Pelaku Tewas Ditembak

Puluhan kilogram sabu yang masuk melalui wilayah perairan pesisir Pulau Sumatera yang semuanya didapatkan saat melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Kabupaten Muarojambi ini, disita dari enam orang pelaku, yang satu di antaranya tewas ditembak polisi.




JAMBI, IPHEDIA.com - Dalam sepekan terakhir, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Polres Muarojambi menyita sebanyak 41 kilogram sabu-sabu jaringan internasional asal Malaysia dari dua kasus dan lokasi yang berbeda.

Puluhan kilogram sabu yang masuk melalui wilayah perairan pesisir Pulau Sumatera yang semuanya didapatkan saat melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Kabupaten Muarojambi ini, disita dari enam orang pelaku, yang satu di antaranya tewas ditembak polisi.

"Saya apresiasi keberhasilan atas dua kasus narkoba yang berhasil diamankan dalam jumlah besar dengan enam orang pelakunya, dimana satu pelaku tewas kena tembakan karena mencoba melarikan diri," ujar Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi, didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha dan Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto, di Jambi, Senin.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, dengan barang bukti 41 kilogram sabu yang disita tersebut kepolisian berhasil menyelamatkan sebanyak kurang lebih 200 ribu generasi muda dari korban narkoba dan kerugian negara yang diselamatkan senilai Rp41 miliar.

Dalam kasus pertama yang diamankan oleh anggota narkoba Polres Muarojambi pada Rabu 30 September lalu sekitar pukul 14.30 WIB, disita barang bukti sabu di dalam dua tas besar sebanyak 31 kilogram yang dikemas dalam bungkus teh asal Tiongkok sebanyak 31 bungkus, dengan satu bungkusnya seberat satu kilogram.

Dari 31 kilogram sabu tersebut, polisi menangkap lima orang pelaku, yakni Zuhri (27), Rahmadani (23), Frily (21), M Daud Tanjung (19), dan Rahmad (27) semuanya warga Riau yang diamankan dari tiga unit kendaraan, masing-masing dua unit mobil dan satu sepeda motor yang melintas di Jalan Lintas Timur Sumatera.

Sedangkan, untuk 10 kilogram sabu yang disita pada Jumat 2 Oktober lalu, dengan seorang kurir bernama Agus Susanto (33) warga Keritang, Kabupaten Indra Giri Ilir, Riau, yang tewas ditangkap setelah melawan dan mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap petugas yang mengejarnya.

Pelaku Agus Susanto ditangkap di Jalan Lintas Timur Sumatera tepatnya di Desa Pall 8 Bukit Tempurung, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, namun pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas dengan merampas senjata api milik petugas di lapangan sehingga polisi melumpuhkannya dengan timah panas.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 114 (2) dan atau 112 (2) jo Pasal 132 (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara. (Heru K/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top