PM Palestina Desak Peran Aktif Uni Eropa dalam Proses Politik Timur Tengah di Masa Depan

Ishtaye melakukan pertemuan online dengan Komite Parlemen Eropa untuk Urusan Luar Negeri, dihadiri oleh 80 orang yang mewakili negara dan partai yang berbeda di Eropa, menurut pernyataan pers oleh perdana menteri.


Perdana Menteri Palestina, Mohammed Ishtaye

RAMALLAH, IPHEDIA.com - Perdana Menteri Palestina, Mohammed Ishtaye, pada hari Senin mendesak Uni Eropa untuk berperan aktif dalam proses politik masa depan terkait dengan perjuangan Palestina.

Ishtaye melakukan pertemuan online dengan Komite Parlemen Eropa untuk Urusan Luar Negeri, dihadiri oleh 80 orang yang mewakili negara dan partai yang berbeda di Eropa, menurut pernyataan pers oleh perdana menteri, Senin waktu setempat.

"Penting untuk mematahkan status quo yang dilalui oleh perjuangan Palestina karena langkah-langkah pendudukan Israel," kata Ishtaye, menyerukan kepada UE untuk mengakui negara Palestina merdeka, melansir Xinhuanet.

Dalam pertemuan itu, dia juga meminta Eropa untuk mengakhiri monopoli Amerika dalam mensponsori proses perdamaian Timur Tengah melalui konferensi internasional untuk perdamaian di mana semua pihak berpartisipasi.

"Setiap proses politik harus bergantung pada penghentian pendudukan Israel di wilayah Palestina berdasarkan visi dua negara di bawah hukum internasional dan resolusi PBB," kata Ishtaye.

Dia meminta Uni Eropa untuk menekan Israel agar mengizinkan Palestina mengadakan pemilihan di Yerusalem Timur, karena kepemimpinan Palestina bertekad untuk mengadakan pemilihan umum di wilayah Palestina segera. (xna/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top