Pjs Bupati Lamteng Sidak ke Sejumlah Kantor OPD

Pjs Bupati Lampung Tengah melaksanakan sidaknya di mulai dari sekretariat Pemkab setempat. Saat sidak di sekretariat Pemkab Lamteng, Adi Erlansyah didampingi dua asisten, yakni Asisten 1 Kusuna Riyadi dan Asisten III Sarjito. 




GUNUNSUGIH, IPHEDIA.com - Pejabat sementara (Pjs) Bupati Lampung Tengah, Adi Erlansyah, didampingi Asisten I dan Asisten III melakukan sidak ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten setempat, Selasa.

Pjs Bupati Lampung Tengah melaksanakan sidaknya di mulai dari sekretariat Pemkab setempat. Saat sidak di sekretariat Pemkab Lamteng, Adi Erlansyah didampingi dua asisten, yakni Asisten I Kusuna Riyadi dan Asisten III Sarjito.

Usai melakukan sidak apa hasilnya Pjs Bupati Adi Erlansyah mengatakan akan membuat surat edaran agar para pejabat eselon tetap masuk kerja. “Untuk Pejabat eselon IV, III dan II tetap masuk kerja setiap hari. Kecuali staf itu harus dibagi dua bergantian piket masuk kerja,” tegasnya.

Setelah melakukan sidak di sekretariat Pemkab setempat, Adi Erlansyah melanjutkan melakukan sidak di OPD yang membuka pelayanan terhadap masyarakat seperti, Dinas Perizinan, Dispenda, Dindos, Dinas Pendidikan dan Disdukcapil.

Kedatangan Pjs Bupati Lamteng di setiap OPD langsung memeriksa penerapatam protokol kesehatan ternyata sudah menyediakan tempat mencuci tangan dengan air mengalir, sabun, dan alat pengukur suhu tubuh serta sanitizer.

Selanjutnya, Pjs Bupati Lamteng ini mengingatkan kepada seluruh OPD, terutama yang memberikan langsung pelayanan terhadap masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya selain pencegahan juga untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Jadi, kami tegaskan di setiap kantor OPD harus menerapkan prokes. Sebaiknya untuk pengunjung atau masyarakat saat datang kekantor wajib pakai masker terlebih dahulu, cuci tangan dan menjaga jarak antar satu dengan yang lainya," jelas Adi Erlansyah. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top