Persiapan Groundbreaking, Tol Kapal Betung Memulai Pengerjaan Ruas Banyuasin

Walau di tengah pandemi, kontraktor pembangunan jalan tol ini, PT Waskita Sriwijaya Tol terus melakukan pembangunan Jalan Tol Kapal Betung dan telah melakukan persiapan groundbreaking menandai dimulainya pekerjaan di Kabupaten Banyuasin. 



SUMSEL, IPHEDIA.com - Pembangunan ruas Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung), di Provinsi Sumatera Selatan, menyisakan Seksi 2B dan Seksi 3 yang keduanya berada di wilayah Banyuasin yang saat ini sudah memasuki masa persiapan groundbreaking.

Walau di tengah pandemi, kontraktor pembangunan jalan tol ini, PT Waskita Sriwijaya Tol terus melakukan pembangunan Jalan Tol Kapal Betung dan telah melakukan persiapan groundbreaking menandai dimulainya pekerjaan di Kabupaten Banyuasin tersebut.

“Groundbreaking ini sebagai pertanda bahwa pembangunan Tol Kapal Betung berlanjut ke Seksi 2B dan Seksi 3 yang panjang ruas tolnya mencapai 69,19 Kilometer,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Kamis.

Ia mengatakan, acara groudbreaking ini akan dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan sekaligus dilakukan video conference dengan Presiden Jokowi.

Terkait hal ini, pihaknya telah melakukan persiapan di lokasi pembangunan jalan tol di Desa Mainan, Kecamatan Sembawa, Rabu (30/9/2020) kemarin.

Pembangunan ruas jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung dibangun dengan total investasi sebesar Rp22,17 triliun yang masuk dalam bagian Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pembangunan infrastruktur ini tak lain untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Sebelumnya, untuk Seksi 1 (Kayu agung- Jakabaring) dengan panjangnya 33,5 Kilometer telah beroperasi penuh 1 April 2020 lalu. Begitu pula untuk Seksi II (Jakabaring-Keramasan-Musilandas) yang panjangnya mencapai 33,9 Kilometer.

Untuk Seksi 2A (Jakabaring-Keramasan) dengan panjang 9 Kilometer sedang dalam penyelesaian akhir kontruksi untuk segera beroperasi dalam waktu dekat.

Seksi 2B (Keramasan-Musi Landas) sepanjang 24,5 Kilometer saat ini masih berstatus penerusan kontruksi, begitu juga dengan Seksi III (Musi Landas-Betung) sepanjang 44,39 Kilometer. Seksi 2B dan Seksi III ini ditargetkan dapat beroperasi pada Maret 2022. (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top