Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur Ditangkap Polsek Way Pengubuan

Kepada polisi, pelaku ZND alias Udin mengaku masuk rumah korban melalui jendela bagian depan dengan cara mencongkelnya, lalu masuk dan melakukan perbuatan cabul, yang setelahnya mengambil HP korban.




WAY PENGUBUAN, IPHEDIA.com - Entah setan mana yang merasuki pelaku berinisial ZND alias Udin (40), warga Dusun 1 RT 002 RW 001 Kampung Gedung Dalem, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur itu, bukan hanya mencabuli anak di bawah umur namun masih tega mengambil HP milik korbannya.

Kasus ini berawal ketika korban --sebut saja Bunga-, sedang tidur dan terbangun kemudian berteriak, pada Selasa hari ke lima belas bulan lalu sekira pukul 03.00 WIB. Mendengar teriakan anaknya itu, Suwandi ayah korban terbangun.

Alangkah kagetnya ia begitu melihat anaknya Bunga menangis dengan kondisi celana shot sobek hampir putus akibat digunting serta celana dalam sobek hingga putus.

"Saya mencari pelaku sekeliling rumah dan melihat jendela bagian depan rumah sudah terbuka," kata Suwandi (47), ayah korban Bunga, warga Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Sebelum pergi, pelaku ZND rupanya sempat mengambil HP milik korban yang diletakkan di kasur. Atas kejadian ini, Suwandi ayah korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Way Pengubuan.

Kapolsek Way Pengubuan, Iptu M Ali Mansur, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., mengatakan antara korban dengan pelaku masih bertetangga (berdekatan rumah) dan pelaku ZND tinggal ikut istrinya di Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan.

"Pelaku yang ketika itu berada di Perumahan BTN langsung dilakukan penangkapan dan saat ditangkap pelaku masih membawa HP milik korban jenis android merk Oppo A71 warna gold," ujar Kapolsek Way Pengubuan, Iptu M Ali Mansur, Sabtu.

Kepada polisi, pelaku ZND alias Udin mengaku masuk rumah korban melalui jendela bagian depan dengan cara mencongkelnya, lalu masuk dan melakukan perbuatan cabul, yang setelahnya mengambil HP korban.

Barang bukti yang disita dan diamankan polisi, berupa 1 unit HP andoid merk Oppo A71 warna gold, 1 helai celana shot warna abu-abu, 1 helai celana dalam warna ungu, 1 buah gunting yang gagangnya berwarna hitam serta 1 batang singkong yang panjangnya sekitar 2 meter dengan ujungnya diikat kawat.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku ZND alias Udin dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-5 dan Pasal 82 ayat (2) Jo 76e UU No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perubahan Pengganti UU No. 1 Tahun 2002 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo 53 KUHPidana, dengan ancaman hukuman tujuh sampai dengan lima belas tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top