Utusan Trump di Irlandia Utara Keluarkan Peringatan Perbatasan

Pernyataannya muncul dua hari setelah calon presiden dari Partai Demokrat AS, Joe Biden, memperingatkan Inggris bahwa mereka harus menghormati perjanjian 1998 karena menarik diri dari Uni Eropa atau tidak akan ada kesepakatan perdagangan AS yang terpisah.


Utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Irlandia Utara, Mick Mulvaney (Foto: AFP via Financial Times)


LONDON, IPHEDIA.com - Utusan khusus Presiden AS Donald Trump untuk Irlandia Utara, Mick Mulvaney, telah memperingatkan agar tidak membuat perbatasan keras secara tidak sengaja di pulau itu, menurut laporan Financial Times, Jumat.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengusulkan undang-undang baru yang akan melanggar protokol Irlandia Utara dari perjanjian perceraian Brexit yang berupaya menghindari perbatasan pabean fisik antara Irlandia Utara yang dikuasai Inggris dan Irlandia yang menjadi anggota UE.

"Pemerintahan Trump, Departemen Luar Negeri dan Kongres AS semuanya akan sejalan dalam keinginan untuk melihat Perjanjian Jumat Agung dipertahankan untuk melihat kurangnya perbatasan dipertahankan," kata Mulvaney dalam sebuah wawancara dengan surat kabar, melansir Reuters.

Pernyataan Mick Mulvaney tersebut mengacu pada perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh para pemimpin politik London, Dublin dan Irlandia Utara pada tahun 1998.

Pernyataannya muncul dua hari setelah calon presiden dari Partai Demokrat AS, Joe Biden, memperingatkan Inggris bahwa mereka harus menghormati perjanjian 1998 karena menarik diri dari Uni Eropa atau tidak akan ada kesepakatan perdagangan AS yang terpisah. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top