Pertempuran di Perbatasan China, Anggota Pasukan Khusus India Tewas

India dan China, yang berperang di perbatasan pada tahun 1962, masing-masing menuduh satu sama lain mencoba melintasi perbatasan tidak resmi mereka di wilayah Ladakh dalam upaya untuk mendapatkan wilayah.

Foto: AP via Aljazeera

LADAKH, IPHEDIA.com - Seorang tentara asal Tibet dengan pasukan khusus India dilaporkan tewas dalam konfrontasi perbatasan terbaru antara India dan China di perbatasan Himalaya yang diperebutkan, memicu kekhawatiran akan konfrontasi militer yang lebih luas antara dua kekuatan regional tersebut.

Kematian tersebut yang pertama dilaporkan dari dua insiden yang terjadi dalam waktu 48 jam di perbatasan, dua bulan setelah pertempuran yang menewaskan sedikitnya 20 tentara India.

India dan China, yang berperang di perbatasan pada tahun 1962, masing-masing menuduh satu sama lain mencoba melintasi perbatasan tidak resmi mereka di wilayah Ladakh dalam upaya untuk mendapatkan wilayah, melansir Aljazeera, Rabu (2/9/2020).

Tidak ada pihak yang mengumumkan adanya korban, tetapi Namgyal Dolkar Lhagyari, anggota parlemen Tibet di pengasingan, mengatakan kepada kantor berita AFP Selasa bahwa tentara asal Tibet itu menjadi martir dalam bentrokan pada Sabtu malam. Dia tidak mengidentifikasi nama prajurit itu.

Dia mengatakan anggota Pasukan Perbatasan Khusus, yang dilaporkan termasuk banyak etnis Tibet yang menentang klaim China atas wilayah asalnya, terluka dalam operasi itu.

Dua negara terpadat di dunia telah mengirim puluhan ribu tentara ke wilayah itu sejak pertempuran pada 15 Juni lalu. India mengatakan 20 tentara tewas. China telah mengakui adanya korban tetapi belum memberikan angka. Kedua belah pihak saling menyalahkan atas insiden terbaru. (alj/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top