Armenia dan Azeri Bertempur Lagi, 15 Tentara Tewas

Bentrokan antara Armenia dan Azerbaijan, yang terparah sejak 2016, telah menghidupkan kembali kekhawatiran atas stabilitas di kawasan Kaukasus Selatan, koridor pipa yang membawa minyak dan gas ke pasar dunia.


Foto: Reuters


YEREVAN / BAKU, IPHEDIA.com - Pasukan Armenia dan Azeri saling tembak sengit di hari kedua pada Senin di atas wilayah sengketa Nagorno-Karabakh, dan kedua belah pihak saling menuduh menggunakan artileri berat.

Bentrokan antara Armenia dan Azerbaijan, yang terparah sejak 2016, telah menghidupkan kembali kekhawatiran atas stabilitas di kawasan Kaukasus Selatan, koridor pipa yang membawa minyak dan gas ke pasar dunia. Nagorno-Karabakh berada di dalam Azerbaijan tetapi dijalankan oleh etnis Armenia.

Presiden Azerbaijan mengumumkan mobilisasi militer parsial. Kantor berita Interfax mengutip perwakilan kementerian pertahanan Armenia mengatakan 200 orang Armenia terluka dalam peristiwa itu. Sementara, Nagorno-Karabakh melaporkan 15 lebih tentaranya telah tewas, melansir Reuters.

Kementerian pertahanan Azerbaijan mengatakan pasukan Armenia menembaki kota Terter. Nagorno-Karabakh menyebutkan pada Minggu, 16 prajuritnya telah tewas dan lebih dari 100 lainnya cedera setelah Azerbaijan melancarkan serangan udara dan artileri. China dan Rusia mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri.

Bentrokan tersebut telah memicu upaya diplomasi untuk mengurangi ketegangan dalam konflik yang telah berlangsung puluhan tahun antara mayoritas Kristen Armenia dan sebagian besar Muslim Azerbaijan.

Rusia menyerukan gencatan senjata segera dan kekuatan regional lainnya. Turki, mengatakan akan mendukung Azerbaijan, sekutu tradisionalnya. Nagorno-Karabakh memisahkan diri dari Azerbaijan dalam konflik yang pecah ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top