PM Jepang Shinzo Abe Mengundurkan Diri, Partai Penguasa Bersiap Pilih Pengganti

Dalam konferensi pers, Abe menolak menyebutkan pengganti yang disukai. Mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba dan mantan menteri luar negeri Fumio Kishida mengindikasikan bahwa mereka berniat mencalonkan diri.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengundurkan diri (Foto: Reuters)

TOKYO, IPHEDIA.com - Setelah Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengumumkan pengunduran dirinya karena alasan kesehatan pada Jumat (28/8/2020) waktu setempat, partai penguasa Jepang akan memilih penggantinya sekitar 15 September, kata kantor berita Kyodo pada Sabtu (29/8/2020).

Presiden Partai Demokrat Liberal Abe hampir dijamin menjadi perdana menteri karena didukung mayoritas LDP di majelis rendah parlemen.

Dalam konferensi pers, Abe menolak menyebutkan pengganti yang disukai. Mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba dan mantan menteri luar negeri Fumio Kishida mengindikasikan bahwa mereka berniat mencalonkan diri, sementara Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dan Menteri Pertahanan Taro Kono dianggap di antara kandidat potensial.

Wakil Perdana Menteri Taro Aso, mantan perdana menteri yang juga menteri keuangan Abe, mengatakan dia tidak berencana mengikuti pencalonan untuk menggantikan Abe, kata Kyodo.

Abe mengatakan, terserah pimpinan LDP untuk menentukan jadwal pemilihan partai, tetapi dia yakin kesehatannya akan bertahan sampai penggantinya dipilih.

Biasanya, partai harus mengumumkan pemilihan pemimpin sebulan sebelumnya, tetapi dalam kasus pengunduran diri yang tiba-tiba, pemungutan suara luar biasa dapat dilakukan secepat mungkin di antara anggota parlemen dan LDP lokal.

Skenario utama adalah pemilihan akan diadakan pada 15 September, kata Kyodo, sedangkan format dan tanggal akan diputuskan pada Selasa, demikian media melaporkan, melansir Reuters.

Abe telah berjuang melawan penyakit kolitis ulserativa selama bertahun-tahun dan dua kunjungan rumah sakit baru-baru ini dalam seminggu telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah dia dapat tetap bekerja sampai akhir masa jabatannya sebagai pemimpin partai yang berkuasa dan perdana menteri pada September 2021.

Abe tidak ingin menimbulkan masalah dengan mengundurkan diri secara tiba-tiba, tetapi kondisinya kambuh dan berisiko memburuk, kata kantor berita Jiji mengutipnya Jumat.

Saat berita menyebar, rata-rata Nikkei Jepang turun 2,12% menjadi 22.717,02, sedangkan Topix turun 1,00% menjadi 1.599,70. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top