Pascaledakan di Beirut, Petugas Polisi Tewas dan 142 Terluka dalam Aksi Protes

Aksi protes ini terjadi beberapa hari setelah ledakan besar mengguncang ibu kota Lebanon yang menewaskan sedikitnya 158 dan melukai 6.000 lainnya.

Foto: News.CN via Xinhua

BEIRUT, IPHEDIA.com - Seorang perwira polisi Lebanon tewas dan 142 orang cedera pada Sabtu (8/8/2020) waktu setempat dalam bentrokan selama protes terhadap penguasa di pusat kota Beirut.

Aksi protes ini terjadi beberapa hari setelah ledakan besar mengguncang ibu kota Lebanon yang menewaskan sedikitnya 158 dan melukai 6.000 lainnya, menurut laporan saluran TV LBCI.

Menuntut perbaikan sistem politik Lebanon, para pengunjuk rasa mencoba masuk ke parlemen, mendorong pasukan keamanan menggunakan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Para pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah pasukan keamanan dan mencoba untuk melepaskan kabel berduri dalam upaya untuk mendekati parlemen.

Para pengunjuk rasa berhasil membobol kantor Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Ekonomi, melansir Xinhua, Minggu (9/8/2020).

Dua ledakan besar mengguncang Pelabuhan Beirut pada Selasa sekitar pukul 18:10 waktu setempat (1510 GMT), mengguncang gedung-gedung di seluruh ibu kota.

Informasi primer mengungkapkan bahwa amonium nitrat yang telah disimpan di gudang di Pelabuhan Beirut sejak 2014 mungkin telah menyebabkan ledakan mematikan tersebut. (xnh/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top