KPU Jambi Imbau Warga Cek DPT dan Memberikan Hak Pilih di Pilkada

Dengan telah selesainya proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih di Provinsi Jambi, untuk melakukan pengecekan dan memastikan sudah terdaftar dalam DPT, masyarakat bisa mengakses link lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Ketua KPU Provinsi Jambi, Subhan

JAMBI, IPHEDIA.com - Agar dapat berpartisipasi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi mengimbau masyarakat di daerah ini untuk melakukan pengecekan terhadap daftar pemilih tetap (DPT).

“Kita harap masyarakat antusias untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah meski masih dalam pandemi Covid-19,” kata Ketua KPU Provinsi Jambi, Subhan, di Jambi, Rabu (19/8/2020).

Ia mengimbau masyarakat apabila tidak terdaftar dalam DPT, maka diminta untuk melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa dan kelurahan setempat agar dapat dimasukkan dalam DPT.

Selain itu, dengan telah selesainya proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih di Provinsi Jambi, untuk melakukan pengecekan dan memastikan sudah terdaftar dalam DPT, masyarakat bisa mengakses link lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Dengan selesainya proses coklit, saat ini KPU Provinsi Jambi tengah melakukan persiapan terkait tahapan pendaftaran bakal calon kepala daerah. Pendaftaran bakal calon kepala daerah akan di laksanakan dari tanggal 4-6 September 2020.

Dalam proses pendaftaran bakal calon kepala daerah di KPU akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Bakal calon kepala daerah yang akan mendaftar diwajibkan memakai masker, saat memasuki ruangan akan diukur suhu tubuh dan berkas-berkas akan disemprot desinfektan.

Kemudian, mereka yang akan memasuki ruangan pendaftaran turut dibatasi karena yang diperkenankan masuk hanya calon kepala daerah dan wakil, partai pendukung terdiri dari ketua dan sekretaris, Bawaslu dan beberapa rekan media. (man/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top