Herman Deru Ingatkan Bantuan Subsidi Gaji di Sumsel Harus Tepat Sasaran

Agar program ini tepat sasaran, Pemprov Sumsel telah bekerjasama dengan BPJAMSOSTEK, mengingat penerima bantuan harus menjadi peserta aktif program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Karena dampak ekonomi penyebaran Covid-19 telah membuat ribuan pekerja dirumahkan, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengingatkan bantuan langsung tunai berupa subsidi gaji ke para pekerja dari Kementerian Tenaga Kerja ini harus tepat sasaran.

“Kemungkinan dalam satu atau dua pekan ke depan, bantuan ini akan dicairkan oleh pemerintah,” kata Gubernur Herman Deru, di Palembang, Rabu (19/8/2020).

Ia mengatakan, agar program ini tepat sasaran, Pemprov Sumsel telah bekerjasama dengan BPJAMSOSTEK, mengingat penerima bantuan harus menjadi peserta aktif program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan.

Terhitung September 2020, sebanyak 342.000 pekerja di Sumatera Selatan berpotensi mengakses program subsidi gaji dari pemerintah sebesar Rp600.000 per bulan, yakni selama empat bulan.

Menurut Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Sumbagsel, Arief Budiarto, angka tersebut diperoleh berdasarkan data BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk pekerja penerima upah dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Ratusan ribu peserta itu bekerja di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, honorer hingga instansi swasta lainnya. “Pekerja tersebut merupakan peserta yang aktif hingga 30 Juni 2020," ujarnya.

Dari jumlah tersebut, ada sekitar 100.000 pekerja yang data rekeningnya telah diteruskan ke Kementerian Tenaga Kerja. Sementara sisanya masih dalam proses pendataan rekening oleh BPJAMSOSTEK. Penyisiran data yang dilakukan pihaknya juga mencakup, nama, alamat maupun NIK.

Hingga saat ini terdapat total 1,9 juta pekerja aktif yang terdaftar di BPJAMSOSTEK se-Sumbagsel. Setelah melakukan penyisiran terdapat 893.778 tenaga kerja dengan upah di bawah Rp5 juta di Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung.

“Untuk wilayah Sumbagsel, progres pemutakhiran nomor rekening TK sudah mencapai 25 persen atau sebesar 222.053 TK,” ujar Arief Budiarto. (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top