Dicurigai Langgar UU Keamanan Baru, Polisi Hong Kong Tangkap Sejumlah Orang

Penangkapan Lai, karena dicurigai berkolusi dengan pasukan asing, dan dianggap melanggar undang-undang keamanan.

Penguasa media, Jimmy Lai Chee-ying, pendiri Apple Daily (C) ditahan oleh unit keamanan nasional di Hong Kong, Cina 10 Agustus 2020. (Foto: REUTERS / Tyrone Siu)

HONG KONG, IPHEDIA.com - Polisi Hong Kong mengatakan pada Senin (10/8/2020) bahwa mereka telah menangkap 7 orang karena dicurigai melanggar undang-undang keamanan nasional kota yang baru, termasuk pelanggaran kolusi dengan kekuatan asing.

Polisi menyatakan operasi itu masih berlangsung dan penangkapan lebih lanjut mungkin dilakukan. Taipan media Hong Kong, Jimmy Lai ditangkap, kata ajudan utamanya di Twitter pada Senin.

Penangkapan Lai, karena dicurigai berkolusi dengan pasukan asing, dan dianggap melanggar undang-undang keamanan, yang telah dikecam secara luas oleh pemerintah Barat dan kelompok hak asasi manusia internasional yang mengatakan hal itu akan menghancurkan kebebasan di bekas koloni Inggris itu.

Lai (71) salah satu aktivis demokrasi paling terkemuka di kota yang diperintah China dan kritikus yang bersemangat terhadap Beijing, yang memberlakukan undang-undang baru di Hong Kong tepat sebelum tengah malam pada 30 Juni.

Steven Butler, koordinator program Asia dari Committee to Protect Journalists menyebut, penangkapan taipan media Jimmy Lai menunjukkan ketakutan terburuk.

'"Undang-undang keamanan nasional Hong Kong akan digunakan untuk menekan opini kritis pro-demokrasi dan membatasi kebebasan pers," kata Butler dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters. "Jimmy Lai harus segera dibebaskan dan semua tuduhan dibatalkan," tambahnya. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top