Dianggap Batasi Kebebasan Politik, AS Jatuhkan Sanksi Kepada Sejumlah Pejabat Hong Kong

Kantor perwakilan tinggi Beijing di Hong Kong mengatakan pada Sabtu (8/78/2020) bahwa pihaknya mengecam keras sanksi yang dijatuhkan oleh Washington.

Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam

WASHINGTON, IPHEDIA.com - Amerika Serikat pada Jumat (7/8/2020) waktu setempat menjatuhkan sanksi kepada Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, mantan kepala polisi wilayah itu dan delapan pejabat tinggi lainnya atas apa yang dikatakan Washington sebagai peran mereka dalam membatasi kebebasan politik di wilayah tersebut.

Sanksi itu dijatuhkan di bawah perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump bulan lalu untuk menghukum China karena tindakannya melawan perbedaan pendapat di Hong Kong dan merupakan tindakan dramatis terbaru oleh pemerintahannya terhadap Beijing menjelang pencalonannya kembali pada November.

Selain Lam, sanksi tersebut juga menargetkan komisaris Polisi Hong Kong Chris Tang dan pendahulunya Stephen Lo, John Lee Ka-chiu, sekretaris keamanan Hong Kong, dan Teresa Cheng, sekretaris kehakiman.

Di antara enam pejabat lain yang menjadi sasaran adalah Luo Huining, pejabat tinggi China daratan di Hong Kong, dan Xia Baolong, direktur Kantor Urusan Hong Kong dan Makau di Beijing.

Sementara itu, kantor perwakilan tinggi Beijing di Hong Kong mengatakan pada Sabtu (8/78/2020) bahwa pihaknya mengecam keras sanksi yang dijatuhkan oleh Washington yang menargetkan pejabat paling senior biro di kota itu, selain pejabat senior dan mantan pejabat senior lainnya.

Kepala Kantor Penghubung Beijing, Luo Huining, termasuk di antara mereka yang dituduh Washington membatasi kebebasan politik di pusat keuangan global, bersama dengan pemimpin Hong Kong Carrie Lam.

"Niat tidak bermoral dari politisi AS untuk mendukung kekacauan anti-China di Hong Kong telah terungkap, dan tindakan badut mereka benar-benar konyol," kata Kantor Penghubung dalam sebuah pernyataan, melansir Reuters. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top