Giat Peduli Pedagang, Feby Deru Bagikan APD dan Edukasi Cegah Tangkal Covid-19



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Giat peduli pedagang pasar di Provinsi Sumatera Selatan terus digencarkan dengan menyisir berbagai pasar di Kota Palembang, dipimpin oleh Ketua TP PKK Sumsel yang juga Ketua PMI Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru.

Untuk cegah tangkal Covid-19, salah satu giat peduli pedagang yang dilakukan Feby Deru dengan membagikan Alat Pelindung Diri (APD), berupa masker dan faceshield sekaligus mengedukasi para pedagang Pasar Kertapati Palembang, Pasar 3-4 Ulu Palembang, dan Pasar 10 Ulu Palembang, Jumat.

Selain itu, kegiatan ini juga didukung tim PMI Sumsel yang melakukan promosi kesehatan dengan mensosialisasikan mengenai ciri-ciri gejala Covid-19, tindakan tanggap Covid-19 yang bisa diambil oleh masyarakat dengan segera, serta tindakan pencegahan penularan Covid-19.

"Kita patuhi protokol kesehatan dan jangan lupa kita tetap menjaga kesehatan. Ikuti himbauan pemerintah untuk cegah tangkal Covid-19," katanya.

Feby mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama antara PKK Sumsel bersama PMI Sumsel dan OPD. Kedatangannya ke pasar-pasar bersama tim bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus membagikan APD untuk cegah tangkal Covid-19 berupa faceshield untuk penutup wajah dan masker.

"Tujuannya agar ini dipakai tiap hari untuk para pedagang. Bagi penjual apapun harus tetap menjaga dan melindungi diri. Jangan biarkan diri sakit sehingga menghalangi kegiatan kita beraktivitas," tuturnya.

Feby mengedukasi masyarakat bahwa penyebaran Covid-19 dapat terjadi melalui siapa saja, baik itu pedagang atau juga pembeli itu sendiri. Maka dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi prosedur protokol kesehatan.

Sementara itu, Kadisdag Sumsel, Drs Iwan Gunawan Syahputra, M.Si., juga menjelaskan kepada masyarakat agar tetap memakai faceshield atau masker, jaga jarak, menerapkan perilaku hidup bersih, dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top