-->

Biden Siapkan Ratusan Pengacara Sebagai Benteng Melawan Penipuan Pemilu

Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden (Foto: REUTERS/Kevin Lamarque)

NEW YORK, IPHEDIA.com - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengatakan bahwa partainya telah mengumpulkan 600 pengacara dan ribuan orang lainnya untuk mempersiapkan kemungkinan ketidakjujuran menjelang pemilihan bulan November.

"Kami mengumpulkan 600 pengacara dan sekelompok orang di seluruh negeri yang akan mengunjungi setiap negara bagian untuk mencoba mencari tahu apakah ketidakjujuran akan terjadi," kata Biden, calon calon Demokrat, pada konferensi video dengan para donor untuk kampanyenya, seperti melansir Reuters, Kamis (2/7/2020).

“Kami memiliki lebih dari 10.000 orang yang mendaftar untuk menjadi sukarelawan. Kami sedang dalam proses masuk ke negara bagian yang bersangkutan untuk melatih mereka berada di tempat pemungutan suara,” katanya, seraya menyebut di saat pandemi virus corona membutuhkan tindakan pencegahan ekstra.

Pernyataan Biden itu muncul ketika ia memberikan peringatan tentang upaya yang dilakukan oleh Partai Republik untuk menipu dalam pemilihan 3 November dan juga mengkritik lawan pemilihannya, Presiden Republik Donald Trump, karena merusak kepercayaan dalam pemilihan.

Seorang penasihat politik senior dan pengacara top untuk kampanye Trump, Justin Clark, mengatakan Biden berbohong dan memicu ketakutan sementara Demokrat sedang mencoba untuk secara mendasar mengubah bagaimana pemilihan dilakukan, sebuah rujukan nyata pada dukungan mereka untuk meluasnya pemilihan melalui surat.

Partai Republik berpendapat bahwa pemungutan suara melalui surat dan perubahan lain yang disarankan oleh Demokrat di tengah pandemi saat ini dapat menciptakan penipuan.

"Mereka memasukkan kekacauan dan kebingungan ke dalam proses pemungutan suara kami karena itu adalah satu-satunya cara mereka bisa menang," kata Clark dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan presiden berkomitmen untuk pemilihan yang adil dan bebas.

Biden sebelumnya mengatakan kekhawatiran terbesarnya adalah Trump mencoba untuk "mencuri" kemenangan. Para ahli pemilihan telah cemas tentang proses yang diberikan kekacauan dan tantangan hukum selama pemilihan utama diadakan di tengah wabah virus. (ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top