Artileri Pakistan Tewaskan 15 Warga Sipil di Afghanistan

Tembakan artileri terjadi setelah bentrokan antara pasukan keamanan Pakistan dan Afghanistan di perlintasan perbatasan Chaman-Spin Boldak yang tertutup.


KABUL / QUETTA, IPHEDIA.com - Tembakan artileri lintas-perbatasan oleh Pakistan menewaskan sedikitnya 15 warga sipil di Afghanistan pada Kamis (30/7/2020), kata pejabat Afghanistan.

Tembakan artileri terjadi setelah bentrokan antara pasukan keamanan Pakistan dan Afghanistan di perlintasan perbatasan Chaman-Spin Boldak yang tertutup, tempat kerumunan di kedua belah pihak menunggu untuk menyeberang ke festival Muslim Idul Adha.

"Jika militer Pakistan melanjutkan serangan roketnya di wilayah Afghanistan, mereka akan menghadapi pembalasan oleh tentara Afghanistan," kata kementerian pertahanan Afghanistan dalam pernyataannya, melansir Reuters, Jumat (31/7/2020).

Kantor luar negeri dan militer Pakistan tidak segera menanggapi permintaan komentarnya, tetapi Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi mengatakan kepada wartawan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan dengan pihak berwenang Afghanistan dan berharap itu akan diselesaikan secara damai.

Pakistan dan Afghanistan sama-sama sekutu AS tetapi hubungan mereka jarang dekat. Afghanistan selama bertahun-tahun menuduh Pakistan mendukung militan Taliban. Pakistan membantah melakukan hal itu dan bahkan menuduh Afghanistan mendukung militan yang memerangi pemerintah Pakistan.

Gubernur provinsi Kandahar, Afghanistan tenggara, Hayatullah Hayat, mengatakan peluru itu jatuh di daerah pemukiman Spin Boldak. Perempuan dan anak-anak termasuk di antara 15 yang tewas dan 80 yang terluka.

Para pejabat rumah sakit di Pakistan mengatakan,  tiga mayat dan 20 orang yang menderita luka tembak dibawa setelah bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan.

Mereka saling serang tembakan ketika kerumunan yang menunggu untuk menyeberang ke Afghanistan menjadi susah diatur dan menyerang instalasi Pakistan, kata seorang pejabat Pakistan. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top