Tiongkok Peringatkan AS Berhenti Campuri Urusannya

Diplomat top China, Yang Jiechi (Foto: Reuters)

BEIJING, IPHEDIA.com - Diplomat top China, Yang Jiechi, mengatakan kepada timpalannya di AS bahwa Washington perlu menghormati posisi Beijing dalam masalah-masalah utama, menghentikan intervensinya dalam masalah-masalah, seperti Hong Kong, Taiwan dan Xinjiang dan berupaya memperbaiki hubungan bilateral.

Yang Jiechi menyampaikan hal itu melalui Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, selama pertemuan mereka di Hawaii, bahwa kerja sama antara kedua negara adalah satu-satunya pilihan yang tepat, kata kementerian luar negeri China dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (18/6/2020).

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, bertemu dengan diplomat top China, Yang Jiechi, di Hawaii pada Rabu waktu setempat di tengah memburuknya hubungan kedua negara. Pertemuan ini tatap muka pertama mereka sejak tahun lalu.

Dua ekonomi terbesar di dunia tersebut telah berselisih tentang penanganan pandemi virus corona dan langkah China untuk memberlakukan undang-undang keamanan di Hong Kong, di antara gejolak terbaru dalam ketegangan yang telah meningkat tajam tahun ini.

Dalam pertemuan mereka, Pompeo menekankan perlunya kesepakatan sepenuhnya timbal balik antara kedua negara di seluruh interaksi komersial, keamanan, dan diplomatik, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Morgan Ortagus, dalam pernyataannya.

“Dia juga menekankan perlunya transparansi penuh dan berbagi informasi untuk memerangi pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan mencegah wabah di masa depan,” tambah Morgan Ortagus.

Beijing menggambarkan pertemuan itu sebagai konstruktif dan kedua pihak telah sepakat untuk melanjutkan kerjasama.

Ketika pertemuan Yang Jiechi dan Mike Pompeo berlangsung, Presiden AS, Donald Trump, menandatangani undang-undang yang menyerukan sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penindasan Muslim Uighur di wilayah Xinjiang China, yang mendorong ancaman pembalasan dari Beijing. (*)

Sumber: Reuters
Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top