Penunggak Iuran JKN di BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung Capai 67.334 Peserta



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Jumlah penunggak iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandarlampung mencapai 67.334 peserta.

Puluhan ribu peserta mandiri program JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Bandarlampung, meliputi Kota Bandarlampung serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu dan Tanggamus ini, menunggak iuran selama enam bulan lebih.

"Sebanyak 67.334 peserta mandiri yang menunggak iuran JKN selama enam bulan lebih itu nilai totalnya mencapai Rp11,197 miliar," kata Pps Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung, Edy Syamsuri, di Bandarlampung, Minggu.

Ia merinci, jumlah peserta mandiri yang menunggak iuran enam bulan lebih di Kota Bandarlampung sebanyak 17.144 orang dengan nilai tunggakan total Rp2,693 miliar.

Kemudian, jumlah penunggak iuran di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 8.621 peserta dengan nilai tunggakan total Rp1,135 miliar dan jumlah penunggak iuran di Kabupaten Pesawaran tercatat 9.074 peserta dengan nilai total tunggakan Rp1,252 miliar.

Selanjutnya, di Kabupaten Pringsewu jumlah penunggak sebanyak 8.262 peserta dengan nilai seluruh tunggakan Rp1,248 miliar, dan di Tanggamus 24.203 orang yang menunggak iuran dengan nilai tunggakan seluruhnya Rp4,867 miliar.

Selama masa pandemi Covid-19 ini, kata dia, dalam rangka memberikan keringanan finansial bagi peserta mandiri program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan telah meluncurkan program relaksasi pembayaran tunggakan iuran.

Program relaksasi tunggakan iuran itu, antara lain bisa dimanfaatkan oleh peserta dalam kategori pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) yang memiliki tunggakan iuran lebih dari enam bulan dan dapat melunasi tunggakannya paling lambat sampai Desember 2021.

Program relaksasi tersebut bukan hanya untuk peserta segmen PBPU dan BP, melainkan juga untuk badan usaha yang terdampak dari pandemi Covid-19.

Peserta yang ingin memanfaatkan program relaksasi tunggakan iuran dapat mendaftar melalui aplikasi mobile JKN atau menghubungi telepon layanan pelanggan 1500 400 atau mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

Edy mengimbau kepada peserta JKN-KIS yang kartu KIS-nya nonaktif karena menunggak cukup lama agar segera mendaftar program relaksasi iuran agar kartu KIS nya dapat aktif kembali dengan cukup membayar enam bulan dan satu bulan berjalan sehingga dapat berobat menggunakan kartu JKN-KIS. (rz/ed/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top