Masyarakat Diimbau Tak Percaya Hoaks Terkait Penerimaan Siswa Baru SMA/SMK di Babel

Kadis Pendidikan Babel, M Soleh (Foto: Dinas Kominfo / Babelprov)

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta masyarakat untuk tidak percaya dengan hoaks di medsos terkait penerimaan siswa baru SMA/SMK di daerah ini.

"Perlu kami luruskan, sampai saat ini kita masih menerima pendaftaran PPDB, yaitu melalui jalur zonasi sedang berlangsung dan berakhir 23 Juni. Setelah itu, melalui jalur prestasi dan jalur mutasi, demikian juga untuk SMK," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, M Soleh, di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA / SMK tahun ajaran 2020/202, terdiri dari beberapa jenjang yaitu jalur afirmasi, zonasi, prestasi, dan mutasi.

Jenjang SMA jalur afirmasi dimulai 15-17 Juni 2020, jalur zonasi 18-23 Juni 2020, jalur prestasi 24-26 Juni 2020, dan jalur mutasi 29-30 Juni 2020. Sedangkan, untuk jenjang SMK terdiri dari jalur afirmasi dimulai 15-17 Juni, jalur prestasi 18-26 Juni 2020, dan jalur mutasi 29-30 Juni 2020.

Kemudian, pengesahan PPDB dilaksanakan 2 Juli 2020, mulai PPDB 3 Juli 2020, dan dapat diakses kembali 6 hingga 11 Juli 2020. PPDB online tahun ajaran 2020/2021 dapat diakses melalui situs web http://ppdb.dindik.babelprov.go.id/pengaduan.

"Siswa SMA yang mengikuti jalur zonasi, seandainya jarak tempat tinggalnya jauh dari sekolah, bisa mengikuti jalur prestasi yang dimulai 24 - 26 Juni 2020. Karena, jalur prestasi ini dapat diikuti oleh peserta didik yang jauh dari rumah, masih ada di zonasi, juga tersedia siswa di luar zonasi," katanya.

Menurut Kadis Pendidikan, bagi siswa yang sudah terdaftar di sekolah lain, mau berpartisipasi pendaftaran prestasi di sekolah yang berbeda harus mencabut pendaftaran di sekolah sebelumnya, karena sistem online tidak mau menerima siswa yang sudah terdaftar di sekolah yang berbeda, hal ini juga berlaku di SMK yang mau pindah jurusan.

"Oleh sebab itu, jangan percaya dengan berita hoaks, mengundang aturan PPDB yang disampaikan oleh dinas pendidikan provinsi. Aturan acuan, pedoman bagi peserta didik untuk menerima, jangan percaya dengan berita yang tidak jelas," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika Babel, Sudarman, menyayangkan beredarnya berita hoaks terkait PPDB SMA / SMK di medsos yang bisa menyesatkan masyarakat.

Karenanya, Kadiskominfo, Sudarman, mengimbau masyarakat agar mengikuti yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel.

"Kepada penyebar tipuan terkait PPDB SMA / SMK tahun ajaran 2020/2021 untuk segera menarik berita yang telah dirilis agar tidak membuat resah masyarakat," pungkasnya. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top