Dua Kurir Sabu 79 Kg di Palembang Divonis Mati



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Dua terdakwa kurir narkotika jenis sabu seberat 79 Kg dijatuhi vonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada persidangan telekonferensi di Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Palembang, Rabu (3/6/2020).

"Atas perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dalam dakwaan pertama  Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan menjatuhkan keduanya dengan pidana mati," kata Hakim Ketua Erma Suharti membacakan petikan putusannya.

Kedua terdakwa Deni Santoso (48) dan Herman (51) yang didampingi penasihat hukum dari LBH RI, Nizar Taher, atas vonis mati ini akan mengajukan banding, sementara JPU pilih pikir-pikir.

Barang bukti 79 Kg yang dibawa keduanya yang diamankan tim reaksi cepat TNI AL Palembang beberapa waktu lalu itu merupakan tangkapan narkoba paling besar yang pernah ada di Sumsel.

Kedua terdakwa ditangkap F1QR Pangkalan Angkatan Laut Palembang kedapatan membawa 79 Kg sabu-sabu pada 28 Oktober 2019 pukul 02.50 WIB dengan menggunakan kapal cepat di wilayah perairan Sungai Musi.

Keduanya menambah catatan vonis mati kasus narkoba di PN Palembang sejak Januari 2020. Sebelumnya, Michael Kosasih seorang bandar 23 kilogram sabu-sabu divonis mati pada 12 Februari, serta dua bandar 23 kikogram sabu bernama Uzama dan Andi divonis mati pada 16 April 2020 lalu. (bud/mua/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top