Bangka Belitung Fasilitasi Kepulangan Santri Jalani Pemeriksaan Covid-19

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan, siap memfasilitasi persyaratan agar para santriwan dan santriwati yang merupakan warga Babel agar bisa kembali ke pesantren mereka masing-masing.

"Saya selaku Gubernur Bangka Belitung akan memfasilitasi keinginan para santriwan santriwati kita yang ingin kembali ke pesantrennya. Selama mendapat izin dari pemerintah setempat dan pesantren penerima," kata Erzaldi Rosman, di Pangkalpinang, Jumat.

Gubernur Erzaldi berjanji akan memfasilitasi dan mengoordinir kepulangan mereka ke pesantren, terutama pesantren di Jawa dan luar Jawa yang telah mendapat izin dari pemerintah setempat untuk dibuka.

Untuk kembali ke sana tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi, terutama protokol penerbangan atau penyebarangan, salah satunya harus memenuhi syarat berupa hasil rapid tes.

Gubernur Erzaldi menyatakan bahwa bantuan rapid tes ini akan akan diberikan dengan dukungan penuh pembiayaan oleh Pemprov Kepulauan Babel.

"Agar kepulangan mereka lancar dan tertib, maka harus didahului dengan rapid tes. Nah, rapid tes ini yang akan kita bantu. Karena banyak permohonan kepada kami untuk membantu para santri ini kembali, maka kita bukakan pintu dan menyiapkan informasi tersebut," ujarnya.

Informasi yang berkenaan dengan itu nanti akan langsung dikoordinir oleh Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa.

"Jadi kalau mereka minta informasi selama mereka kolektif akan kita layani," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa, membenarkan bahwa memang ada beberapa anak pesantren yang sudah mendapat panggilan untuk kembali ke pesantren, datang kepada tim gugus tugas melalui ikatan orang tuanya atau ikatan alumni santri pesantren.

"Mereka datang ke gugus untuk menjelaskan tentang rencana kepulangan mereka ke pesantren di Jawa," ungkapnya.

Menurutnya, atas dasar kemanusiaan dan untuk memajukan sumber daya manusia Babel, Gubernur Erzaldi akan memberikan bantuan rapid tes yang merupakan salah satu persyaratan yang disyaratkan dalam penerbangan dengan anggaran yang dibebankan kepada Pemprov Kepulauan Babel.

Rencananya rapid tes tersebut akan dilaksanakan sekitar tanggal 15 Juni 2020 dengan peserta 125 sampai 150 orang santriwan dan santriwati.

"Hal ini tentu saja sangat membantu dari proses itu dan kami berharap ini menjadi ladang kebaikan untuk kita semua," pungkas Mikron Antariksa. (ris/ip)


Sumber: Dinas Kominfo Babel

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top