Antisipasi Bencana, Tiga Wilayah di Sumsel Nyatakan Siaga Karhutla



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Untuk mengantisipasi bencana yang terjadi hampir setiap tahun, tiga wilayah di Provinsi Sumatera Selatan pada 2020 ini menyatakan status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Sementara ini baru tiga wilayah itu yang menyatakan status siaga," kata Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori, di Palembang, Jumat.

Ia mengatakan, ketiga wilayah yang menyatakan siaga Karhutla itu, yakni Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir (OI) dan Lahat. Masing-masing kabupaten telah membuat SK status siaga Karhutla.

Ketiga wilayah tersebut saat musim kemarau 2020 jika ekskalasi kebakaran lahan semakin meluas akan membuat posko penanggulangan kesiagaan daerah. Hal ini penting disiapkan mengingat Karhutla terparah di Sumsel saat kemarau 2019 belum terlalu lama pulih.

Selain tiga wilayah itu terdapat delapan wilayah dari 17 kabupaten/kota di Sumsel yang paling berpotensi mengalami Karhutla, yaitu Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Rawas, Banyuasin, OKU Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Musi Rawas Utara.

Dia menyebut, potensi Karhutla dapat terjadi jika wilayahnya terdapat lahan gambut dan kebakaran akibat ulah manusia yang masih membuka lahan dengan cara membakar (sonor).

"Untuk memantau titik api, kami sudah siapkan upaya-upaya pengendalian Karhutla, seperti penambahan citra satelit," ujarnya. (bud/mua/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top