Penanganan Covid-19, Kota Palembang Tambah Anggaran Jadi Rp480 Miliar

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Untuk penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menambah anggaran dari semula tahap pertama sebesar Rp200 Miliar menjadi Rp480 Miliar.

"Untuk tahap pertama memang kita anggarkan Rp 200 miliar, tapi ada kekhawatiran untuk kemungkinan terburuk. Makanya kita sementara rencana penganggaran besarannya Rp480 miliar," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa, kepada wartawan, di Palembang, Kamis (7/5/2020).

Ia mengatakan, penambahan anggaran ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika pandemi ini berlangsung lebih lama. Penambahan anggaran sebesar Rp480 miliar tersebut sebagai antisipasi hingga tiga bulan ke depan.

Sementara itu, Inspektur Kota Palembang, Gusmah Yuzar mengatakan, penambahan anggaran ini berdasarkan penyisiran penyesuaian postur APBD dan sesuai dengan surat keputusan Mendagri bersama Menteri Keuangan (Menkeu).

"Dari Rp480 Miliar tersebut kita kelompokkan menjadi dua, pertama Rp441 miliar dialokasikan ke belanja tidak terduga di BPKAD, sedangkan sisanya Rp39 miliar pergeseran dari intern RS Bari dan Dinas Kesehatan," ujar Gusmah Yuzar.

Dalam penanganan Covid-19 ini, Pemkot memiliki tiga prioritas, yakni jaring pengamanan kesehatan, jaring pengamanan sosial, dan penanganan dampak ekonomi. Prioritas tersebut sesuai dengan SE Mendagri nomor 440/2622/SJ, instruksi Mendagri nomor 1 tahun 2020, dan buku pedoman penanganan Covid-19 yang dikeluarkan Mendagri.

Berdasarkan data, untuk masyarakat yang belum mendapat bantuan apapun di Palembang tercatat sekitar 49.669 KK atau dikenal dengan sebutan masyarakat miskin baru. Mereka menerima bantuan sembako RpRp179.000 per Kepala Keluarga (KK). (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top