Pasca Aksi Kekerasan dan Penyanderaan, Polisi Tindak Tegas Pelaku PETI di Bungo



JAMBI, IPHEDIA.com - Terkait aksi kekerasan dan penyanderaan terhadap anggota polisi yang melakukan penertiban pada Minggu (10/5/2020), Kepolisian Daerah (Polda) Jambi segera bertindak tegas terhadap para pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. 

"Seluruh pelaku PETI yang ada di sana akan ditindak tegas dan untuk kasusnya segera diselidiki," kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, di Jambi, Senin (11/5/2020).

Pasca penegakan hukum dugaan Tindak Pidana Minerba (PETI) di Bungo, tim gabungan dari Polda Jambi dan Polres Bungo bersama TNI berhasil membebaskan personel Polres yang sempat disandera warga bersama pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Dalam peristiwa ini terjadi perlawanan dari para pelaku PETI yang menyebabkan Kapolsek Pelepat, AKP Suhendri, mengalami luka tusuk dibagian bokong dan dilarikan oleh delapan personil di camp PT PML, sementara tujuh orang dari personil gabungan Polsek dan Polres saat kejadian dalam penguasaan masyarakat Desa Belukar Panjang.

Setelah bernegosiasi, sebanyak 15 orang personil tim gabungan Polres Bungo dan Polsek Pelepat dilepaskan dari penguasaan warga.

Sementara, Kapolsek Pelepat yang sempat mengalami luka tusuk sudah mendapatkan penanganan kesehatan di Klinik PT Prima Mas Lestari (PT PML) dan dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa. Saat ini, kondisi di lokasi sudah aman dan terkendali di bawah penjagaan gabungan aparat kepolisian dan TNI. (man/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top