Korsel Tunda Repatriasi Sisa Pasukan China yang Terbunuh Selama Perang Korea

Foto: Yonhap

SEOUL, IPHEDIA.com - Korea Selatan (Korsel) menunda untuk memulangkan sisa-sisa pasukan Tiongkok yang terbunuh selama Perang Korea 1950-1953 ketika repatriasi yang direncanakan musim semi ini dibatalkan karena virus corona, kata para pejabat, Sabtu (16/5/2020).

Pada tahun 2014, Seoul berjanji untuk mengirim sisa-sisa tentara Tiongkok yang jatuh ke tanah air mereka dalam sikap persahabatan yang simbolis, dan sejak itu telah memulangkan 599 set jasad, termasuk 10 tahun lalu.

"Tahun ini juga seharusnya berlangsung sekitar Maret atau April, seperti yang dilakukan kedua pihak setiap tahun hingga 2019. Tetapi itu dibatalkan karena virus corona," kata seorang pejabat kementerian pertahanan.

"Diskusi sedang berlangsung antara kedua belah pihak untuk mengatur ulang rencana," tambahnya.

Tidak diketahui pasti berapa banyak sisa yang akan dikirim tahun ini, tetapi jumlahnya kemungkinan akan lebih besar dari tahun lalu, karena Korea Selatan melakukan pekerjaan penggalian di Arrowhead Ridge di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) pada tahun 2019, kata pejabat lain.

Wilayah yang terletak di bagian tengah perbatasan antar-Korea di Cheorwon, Provinsi Gangwon, adalah salah satu medan perang paling sengit selama perang.

Pada saat itu, China berperang bersama Korea Utara melawan pasukan Sekutu yang didukung AS. Hampir 1 juta tentara China diyakini tewas, terluka atau hilang, menurut data pemerintah Seoul. (*)

Sumber: Yonhap
Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top