Korea Selatan Kirim Pasukan Rotasi ke Sudan Selatan

Anggota Unit Hanbit Korea Selatan tiba di Bandara Internasional Incheon, sebelah barat Seoul, pada tanggal 28 Maret 2020, setelah misi delapan bulan mereka di Sudan Selatan. (Foto: Yonhap)

SEOUL, IPHEDIA.com - Korea Selatan mengirim pasukan penjaga perdamaian bergilir ke Sudan Selatan dengan penerbangan sewaan pada Senin (18/5/2020), setelah berbulan-bulan tertunda karena virus corona, kata kementerian pertahanan.

Dalam perjalanan pulang, penerbangan itu singgah di Ethiopia untuk membawa pulang warga Korea Selatan yang terdampar di benua Afrika di tengah pandemi Covid-19, kata kementerian itu.

Batch ke-12 Unit Hanbit 300 seharusnya memperkuat negara yang dilanda perang pada bulan Maret pada misi penjaga perdamaian, tetapi pengiriman mereka telah ditunda karena Sudan Selatan meminta Seoul dan negara-negara asing lainnya untuk tidak mengirim pasukan baru karena virus corona.

Pada akhir Maret, sebagian besar anggota kontingen yang ada kembali ke rumah tanpa penggantian, dengan hanya puluhan tentara yang tinggal di sana untuk melakukan tugas-tugas pengawasan dasar sampai kontingen baru tiba.

Pengerahan pasukan rotasi terjadi setelah Sudan Selatan mengizinkan kedatangan mereka dengan pengecualian untuk pembatasan masuk.

"Kementerian telah melakukan upaya-upaya diplomatik dengan pemerintah Sudan Selatan dan PBB untuk pengiriman cepat angkatan ke-12, dan Unit Hanbit menjadi satu-satunya pengecualian bagi larangan masuk negara itu di antara pasukan internasional yang ditempatkan di sana," kata seorang pejabat kementerian tersebut.

Dalam perjalanan pulang, penerbangan Asiana Airline, yang akan mengangkut pasukan, akan berhenti di Addis Ababa, Ethiopia, di mana sekitar 200 warga Korea Selatan yang tinggal di negara-negara Afrika berencana untuk menaiki penerbangan pulang.

Setelah kepergian eselon pertama hari Senin, pasukan yang tersisa akan menuju ke Sudan Selatan pada 1 Juni, menurut kementerian.

"Pasukan yang akan dikerahkan baru telah dikarantina selama lebih dari lima minggu dan semuanya dinyatakan negatif untuk virus korona," kata seorang pejabat kementerian.

Pasukan yang tersisa dari angkatan ke-11 akan kembali ke rumah pada bulan Juni setelah semua anggota baru tiba di sana dan menyelesaikan tugas pemindahan, ia menambahkan.

Korea Selatan memulai pengerahan pasukan ke Sudan Selatan pada 2013 atas permintaan PBB sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang bertujuan membantu pekerjaan rekonstruksi damai.

Bangsa Afrika mendeklarasikan kemerdekaannya dari tetangganya yang didominasi Arab di utara, Sudan, pada Juli 2011 setelah puluhan tahun perang saudara yang menewaskan lebih dari 2 juta orang. (*)

Sumber: Yonhap
Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top