Kolombia Usir 11 Pejabat Militer dalam Penyelidikan Mata-mata

Foto: Fernando Vergara / AP via Aljazeera © IPHEDIA.com

BOGOTA, IPHEDIA.com - Kementerian Pertahanan Kolombia mengumumkan pemecatan 11 pejabat militer dan pengunduran diri seorang jenderal terkait dengan penyelidikan terhadap tuduhan bahwa tentara memata-matai wartawan, politisi, hakim dan anggota militer lainnya.

Kementerian tidak menyebutkan nama-nama orang yang diberhentikan atau jenderal tersebut. Jaksa Agung negara itu membuka penyelidikan pada Januari setelah majalah berita lokal Semana menerbitkan tuduhan itu.

Ada beberapa skandal peretasan yang melibatkan militer dalam beberapa tahun terakhir, termasuk tuduhan pejabat memata-matai negosiator dalam pembicaraan dengan pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), yang akhirnya mengarah pada perjanjian damai 2016.

Menteri Pertahanan Carlos Holmes Trujillo mengatakan keputusan untuk membebaskan para pejabat dari tugas mereka dibuat berdasarkan dugaan tersebut.

"Hari ini 11 pejabat akan dihapus dari jabatan mereka dan pensiun dari dinas aktif, juga seorang brigadir jenderal telah meminta untuk secara sukarela dihapus dari dinas aktif," kata Trujillo pada konferensi pers, seperti IPHEDIA.com lansir Sabtu WIB (2/5/2020).

Pada Jumat (1/5/2020) waktu setempat, Semana menindaklanjuti dengan lebih detail, termasuk nama-nama dari beberapa korban yang diduga. Dikatakan media itu terdapat akun lebih dari 130 orang, termasuk wartawan untuk media asing dan domestik, telah diretas dan informasi tentang kontak mereka, keluarga dan alamat dikumpulkan. (*)

Sumber: Reuters

Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top