Jaga Stabilitas Pangan di Lampung, Bulog Terus Serap Gabah Petani



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan menjaga stabilitas pangan, Perum Bulog Divisi Regional Lampung terus melakukan penyerapan gabah petani di daerah ini.

"Hingga saat ini kami terus menyerap gabah dari petani," kata Humas Bulog Divreg Lampung, Rafki Ismael, di Bandarlampung, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan, penyerapan gabah petani di seluruh Provinsi Lampung itu untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan stok. Namun, untuk sementara akumulasi penyerapan gabah dari petani di Lampung itu kurang lebih berkisar 4500 ton setara beras.

Karena di beberapa daerah sentra tanaman padi di Lampung beragam, kata dia, ada yang sudah panen dan ada yang masih melakukan panen, pihak Bulog menyerap hasil panen gabah petani secara berkala.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat, di tingkat petani harga gabah tertinggi mencapai Rp4.500 per kilogram untuk gabah kualitas GKP, dengan varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara, harga gabah terendah mencapai Rp4.200 per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan varietas Muncul dan Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. (as/rz/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top