Inggris Berencana Potong Tarif Impor Pertanian AS

Foto: Reuters

LONDON, IPHEDIA.com - Inggris berencana memotong tarif impor pertanian Amerika Serikat (AS) untuk kemajuan perjanjian perdagangan bebas, seperti dilaporkan Financial Times, Kamis (14/5/2020).

Departemen Perdagangan Internasional sedang mempertimbangkan paket konsesi besar untuk negosiator dari Amerika Serikat selama beberapa bulan mendatang untuk memotong biaya impor pertanian tertentu, seperti dilaporkan FT, mengutip pejabat pemerintah.

Paket tersebut telah dipimpin oleh Menteri Perdagangan Inggris, Liz Truss, tetapi menghadapi oposisi internal dari Sekretaris Lingkungan George Eustice yang telah menimbulkan kekhawatiran bahwa langkah seperti itu dapat melemahkan petani Inggris, tambah laporan itu.

Kekhawatiran tentang penurunan tarif tersebut juga telah diajukan oleh para pejabat di Departemen Pangan, Lingkungan dan Urusan Pedesaan, menurut laporan itu pula.

Pekan lalu, Amerika Serikat dan Inggris melakukan negosiasi formal mengenai perjanjian perdagangan bebas, berjanji untuk bekerja dengan cepat membuat kesepakatan yang bisa melawan pandemi virus corona pada aliran perdagangan dan ekonomi kedua sekutu itu.

Pembicaraan yang dilakukan secara virtual melibatkan lebih dari 300 staf dan pejabat AS dan Inggris di hampir 30 kelompok negosiasi.

Pertanian menjadi salah satu masalah paling sulit dalam perundingan, mengingat oposisi Inggris yang kuat terhadap tanaman rekayasa genetika AS dan perawatan antibakteri untuk unggas.

Perdagangan barang antara Amerika Serikat dan Inggris dihargai $ 127,1 miliar pada 2018, sementara perdagangan jasa mencapai $ 134,8 miliar. Inggris adalah mitra dagang barang AS ketujuh terbesar setelah Korea Selatan, menurut Biro Sensus AS. (*)

Sumber: Reuters
Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top