Hormati Kepala Astronom Pertama NASA, Teleskop Ini Dinamakan Nancy Grace Roman

Teleskop Survei Inframerah Bidang Luas (WFIRST) NASA ini dinamai Teleskop Angkasa Luar Angkasa Nancy Grace, Kepala Astronomi NASA pertama. (Foto: NASA)

WASHINGTON, IPHEDIA.com - Untuk menghormati Nancy Grace Roman, kepala astronom pertama NASA, yang membuka jalan bagi teleskop ruang angkasa yang berfokus pada alam semesta yang lebih luas, NASA menamai teleskop ruang angkasa generasi berikutnya yang saat ini sedang dikembangkan Wide Field Infrared Survey Telescope (WFIRST) dengan nama Nancy Grace Roman.

Teleskop ruang angkasa baru bernama Nancy Grace Roman - atau Teleskop Angkasa Romawi - ini diluncurkan pada pertengahan 2020-an. Teleskop tersebut akan menyelidiki misteri astronomi yang sudah lama ada, seperti kekuatan di balik ekspansi alam semesta, dan mencari planet yang jauh di luar tata surya kita. 

Dianggap sebagai "ibu" dari Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA, yang diluncurkan 30 tahun lalu, Romawi tanpa lelah menganjurkan alat-alat baru yang akan memungkinkan para ilmuwan untuk mempelajari alam semesta yang lebih luas dari ruang angkasa. Dia meninggalkan warisan yang luar biasa di komunitas ilmiah ketika dia meninggal pada 2018.

"Karena kepemimpinan dan visi Nancy Grace Roman itulah NASA menjadi pelopor dalam astrofisika dan meluncurkan Hubble, teleskop ruang angkasa paling kuat dan produktif di dunia," kata Administrator NASA, Jim Bridenstine, seperti IPHEDIA.com lansir Kamis (21/5/2020).

"Saya tidak bisa memikirkan nama yang lebih baik untuk WFIRST, yang akan menjadi penerus Hubble dan Webb Telescope milik NASA," tambah Jim Bridenstine.

Mantan Senator Barbara Mikulski, yang bekerja dengan NASA pada teleskop luar angkasa Hubble dan WFIRST mengatakan, sepatutnya pihaknya merayakan ulang tahun ke 100 hak pilih perempuan, NASA telah mengumumkan nama teleskop WFIRST baru mereka untuk menghormati Dr Nancy Roman, Bunda Hubble - memang layak.

"Pencapaian luar biasa wanita dalam sains dan semakin mendekatkan kita pada tidak ada lagi figur yang tersembunyi dan tidak ada lagi galaksi yang tersembunyi," kata Barbara Mikulski. (*)

Sumber: Nasa.gov
Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top