China Laporkan Kasus Covid-19 Pertama di Wuhan Sejak 3 April di Antara 14 Infeksi Baru



BEIJING, IPHEDIA.com - Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 14 kasus virus corona baru yang dikonfirmasi pada 9 Mei, jumlah tertinggi sejak 28 April, termasuk yang pertama selama lebih dari sebulan di Kota Wuhan, di mana wabah pertama kali terdeteksi akhir tahun lalu.

Diketahui, China telah secara resmi menetapkan semua wilayah negara itu sebagai risiko rendah Kamis lalu. Sementara, kasus-kasus baru menurut data pada Minggu (10/5/2020) mewakili lompatan dari kasus tunggal yang dilaporkan untuk hari sebelumnya. Jumlah itu berasal dari 11 orang di Kota Shulan di Provinsi Jilin timur laut.

Pejabat Jilin pada Minggu, seperti IPHEDIA.com lansir, menaikkan tingkat risiko kota Shulan ke tinggi dari sedang, setelah mengangkatnya menjadi sedang sehari sebelum setelah seorang wanita dinyatakan positif pada 7 Mei. 


Ke sebelas kasus baru yang diumumkan pada Minggu ini adalah anggota keluarganya atau orang-orang yang kontak dengan dia atau anggota keluarga.

Kasus Wuhan yang baru, yang pertama kali dilaporkan di episentrum wabah China sejak 3 April, sebelumnya tidak menunjukkan gejala, menurut komisi kesehatan.

Selain dari cluster Shulan dan kasus Wuhan, dua kasus baru yang dikonfirmasi adalah infeksi impor. Dikatakan pula, kasus asimptomatik yang baru ditemukan mencapai 20, tertinggi sejak 1 Mei dan naik dari 15 hari sebelumnya.

Meski demikian tidak ada kematian baru yang dilaporkan. Total jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di China daratan mencapai 82.901 pada 9 Mei, sementara jumlah total kematian akibat virus mencapai 4.633, menurut komisi. (*)

Sumber: Reuters

Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top