Bentrok dengan Separatis di Yaman, Pasukan Pro-Pemerintah: 14 Pejuang Tewas

Foto: Nabil Hasan / AFP via Aljazeera

YAMAN, IPHEDIA.com - Lebih dari selusin orang dilaporkan tewas dalam pertempuran antara pasukan pro-pemerintah dan separatis selatan di provinsi Abyan Yaman memasuki hari keenam berturut-turut.

"Empat belas pejuang, termasuk 10 tentara pro-pemerintah tewas pada Sabtu," kata seorang pejabat militer, seperti dilaporkan Minggu (17/5/2020).

Korban dikonfirmasi oleh sumber militer separatis, yang juga mengklaim menangkap 40 tentara pro-pemerintah dan menyita peralatan militer. 

"Mereka (tentara pro-pemerintah) tidak dapat maju ke Zinjibar," kata seorang komandan separatis di garis depan kepada AFP.

Pasukan Uni Transisi Selatan (STC) yang didukung Uni Emirat Arab (UEA) menentang ofensif oleh pasukan pro-pemerintah di pinggiran Zinjibar, sekitar 60 km (35 mil) dari kota utama selatan Aden.

Sumber mengatakan konfrontasi kedua belah pihak saling serang peluru kendali dan penembakan artileri berlangsung di dua front - termasuk desa Sheikh Salem dan al-Tariya, sebuah wilayah di timur laut Zinjibar.

Saksi mata di kota mengatakan bala bantuan militer - termasuk kendaraan lapis baja yang diisi dengan persenjataan - telah mencapai pasukan STC, sementara bala bantuan serupa dikirimkan ke pasukan pro-pemerintah dari provinsi Shabwa, di Yaman timur. 

Pertempuran itu konfrontasi besar pertama sejak separatis 26 April mendeklarasikan pemerintahan sendiri di Yaman selatan, termasuk Aden, menuduh pemerintah gagal menjalankan tugasnya dan bersekongkol melawan tujuan mereka.

Aden telah menjadi kursi sementara pemerintah yang diakui secara internasional setelah pemberontak Houthi merebut ibukota Yaman, Sanaa, pada akhir 2014. Setidaknya 10 pejuang tewas dan banyak yang terluka di kedua sisi dalam pertempuran hari Senin itu. (*)

Sumber: Aljazeera
Alih Bahasa: Redaksi IPHEDIA.com

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top