Ringankan Beban Ekonomi Warga, Penerima Bansos di Babel Bertambah 45.000 KK

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah (Tengah)

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Untuk meringankan beban ekonomi warga terdampak Covid-19, jumlah masyarakat miskin sebagai calon penerima bantuan sosial di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah 45.000 kepala keluarga.

"Adanya perubahan data ini tentu berpengaruh kepada pergeseran anggaran yang sudah dialokasikan kepada masyarakat penerima bansos PKH dan BPNT," kata Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, di Pangkalpinang, Sabtu (18/4/2020).

Ia mengatakan, jumlah kepala keluarga penerima bansos Covid-19 sebanyak 45.000 itu tidak termasuk masyarakat penerima bantuan sosial dalam Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 36.910 kepala keluarga.

Agar bansos sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan tersebut dapat tersalurkan tepat sasaran, Wagub Babel meminta pemerintah kabupaten/kota segera melakukan sinkronisasi data masyarakat terdampak virus corona ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Babel, Naziarto, meminta supaya penyaluran bantuan yang digunakan data terbaru dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yaitu data Oktober 2019 agar tidak ada kesimpangsiuran dan perbedaan jumlah penerima.

Berdasarkan data ini, jelas dia, disepakati jumlah Rumah Tangga Miskin di Babel ada 80.659 kepala keluarga, penerima PKH dan BPNT berjumlah 20.436 KK, jumlah penerima BPNT tanpa PKH ada 23.313 dan jumlah masyarakat yang rentan miskin berpotensi untuk miskin ada 36.910 KK. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top