Ratusan Warga Bangka Belitung Tertahan di Pelabuhan Palembang

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan

PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Adanya upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan imbauan agar masyarakat tidak keluar daerah, ratusan warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menumpuk dan tertahan di Pelabuhan Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

"Kita memang mengimbau, tetapi karena mereka sudah datang ke Pelabuhan Palembang dan sudah menginap beberapa hari, atas dasar kemanusiaan kita buka," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, di Pangkalpinang, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, untuk memutus penyebaran Covid-19, mudik tidak dilarang, tetapi masyarakat diimbau agar tidak melakukan mudik lebaran. Adanya imbauan tidak mudik lebaran ini, sehingga semakin banyaknya masyarakat yang tertahan di Pelabuhan Palembang.

Pemprov Kepulauan Babel kemudian membuat kebijakan membuka pintu pelabuhan tapi dengan pengawasan yang ketat. Kebijakan ini tidak hanya diberlakukan untuk masyarakat yang masuk, tetapi juga untuk masyarakat yang ingin keluar Babel.

Supaya tidak ada lagi warga Bangka Belitung yang tertahan di Pelabuhan Palembang, pihaknya sudah mengeluarkan kebijakan agar angkutan kapal penumpang Bangka Barat - Palembang diberlakukan satu kali dalam seminggu, yaitu hanya Minggu. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top