Polrestabes Siapkan Cek Poin di Perbatasan Jelang PSBB Kota Palembang

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Untuk mendukung pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antisipasi penyebaran Covid-19, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menyiapkan sejumlah cek poin di perbatasan kota dengan kabupaten terdekat, seperti Ogan Ilir (OI) dan Banyuasin.

"Masyarakat yang akan masuk dan ke luar kota akan diperiksa dan wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, " kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, di Palembang, Rabu (22/4/2020).

Menyusul ditetapkannya Kota Palembang sebagai zona merah penyebaran Covid-19 dan proses sosialisasi penerapan PSBB, Polrestabes Palembang selain menyiapkan cek poin juga berupaya meningkatkan patroli untuk menertibkan kerumunan warga.

Untuk menertibkan kerumunan warga, pihaknya menurunkan Tim Shabara dan satuan pendukung lainnya ke area publik, seperti kawasan permukiman penduduk, rumah makan, kafe, hingga taman.

Masyarakat juga diberi peringatan untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa serta wajib menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Peringatan itu sesuai Maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III2020 Tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19. Bila ditemukan ada masyarakat yang melakukan perbuatan bertentangan dengan maklumat tersebut, akan dilakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Untuk menghentikan penyebaran virus itu perlu dilakukan tindakan yang lebih tegas terhadap siapapun yang melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang serta hal-hal yang berpotensi menjadi sarana penularan Covid-19," ujar Kombes Pol Anom Setyadji. (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top