-->

Lapas dan Rutan di Lampung Bebaskan 104 Narapidana

Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, Nofli

BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Berdasarkan keputusan Menkumham RI terkait pencegahan Covid-19 di lingkungan lembaga permasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan (Rutan), Kanwil Kemenkumham Lampung sudah melakukan pembebasan terhadap 104 narapidana per 1 April 2020.

"Mereka napi umum, bukan napi tipikor," ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, Nofli, di Bandarlampung, Kamis (2/4/2020).

Ia mengatakan, pembebasan seratus lebih napi di Lampung ini berdasarkan Kepmenkumham Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi Dalam Rangka Pencegahan, dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Selain itu, hal ini juga berdasarkan surat edaran Ditjenpas Kemenkumham Nomor PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan covid-19.

Sebelumnya, Kanwil Kemenkumham Lampung berencana membebaskan 2.416 napi, baik asimilasi maupun syarat lainnya. Hal ini  guna mencegah penyebaran Covid-19. Proses pembebasan dan asimilasi berlangsung bertahap hingga 7 April 2020.

Adapun jumlah narapidana yang dibebaskan per 1 April 2020, antara lain di LP Perempuan Kelas II A Bandarlampung sebanyak 13 orang asimilasi dan 1 orang pembebasan bersyarat.

Kemudian, Rutan kelas II B Menggala 7 orang asimiliasi, LP kelas II B Waykanan 33 orang asimilasi dan 2 pembebasan bersyarat, LP kelas II A Kalianda 39 orang asimilasi serta Rutan kelas I Bandarlampung 9 orang asimilasi. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top