-->

Korban Meninggal Corona di Amerika Serikat 20.000, Menyusul Italia

Foto: The Boston Globe

CHICAGO, IPHEDIA.com - Korban meninggal di Amerika Serikat (AS) dari virus corona melampaui Italia untuk yang tertinggi di dunia melampaui 20.000, ketika Chicago dan kota-kota lain di seluruh Midwest bersiap-siap untuk lonjakan potensial para korban.

Dua puluh empat penghuni panti jompo Indiana yang terkena Covid-19 telah meninggal, sementara panti jompo di Iowa 14 kematian. Cook County Chicago telah menyiapkan kamar mayat sementara yang dapat mengambil lebih dari 2.000 mayat.

Walikota Chicago, Lori Lightfoot, telah berkeliling memberi tahu sekelompok orang untuk "memecahnya."

Di Eropa, negara menggunakan penghalang jalan, drone, helikopter, patroli yang dipasang dan ancaman denda untuk mencegah orang bepergian selama akhir pekan Paskah.

Dengan infeksi dan kematian melambat di Italia, Spanyol, dan tempat-tempat lain di Benua, pemerintah mengambil langkah tentatif untuk melonggarkan penutupan selama seminggu.

Cuaca yang cerah di seluruh Eropa merupakan ujian ekstra bagi disiplin orang. "Jangan melakukan hal-hal konyol," kata Domenico Arcuri, komisaris khusus Italia untuk virus darurat.

"Jangan keluar, teruslah berperilaku bertanggung jawab seperti yang telah kamu lakukan sampai hari ini, gunakan kepalamu dan rasa tanggung jawabmu," tambah Domenico, seperti IPHEDIA.com lansir, Minggu WIB (12/4/2020).

Pusat gravitasi wabah telah lama bergeser dari Cina ke Eropa dan Amerika Serikat, yang sekarang memiliki jumlah terbesar kasus terkonfirmasi - lebih dari setengah juta - dan jumlah kematian lebih tinggi dari jumlah Italia hampir 19.500, menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins. (*)

Sumber: ABC News

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top