Hampir 60 Kasus Baru Corona Dikonfirmasi di Kapal Pesiar di Jepang

Kapal pesiar Italia "Costa Atlanta" yang merapat di Jepang. (Foto: Asahi)

TOKYO, IPHEDIA.com - Hampir 60 kasus baru infeksi virus corona dikonfirmasi di antara anggota awak kapal pesiar Italia yang merapat di Jepang, seperti dilaporkan media domestik, Sabtu (25/4/2020).

Setelah pengujian semua anggota kru selesai, jumlah baru, dilaporkan oleh penyiar publik NHK, membawa total infeksi di atas kapal Costa Atlantica menjadi sekitar 150, kira-kira seperempat dari 623 awak kapal. Sementara, TV Asahi mengatakan 57 anggota kru dinyatakan positif, seperti IPHEDIA.com lansir.

Cluster infeksi di atas kapal yang merapat di Nagasaki datang ketika rumah sakit kehabisan tempat tidur di beberapa bagian Jepang, di mana jumlah kasus virus nasional telah meningkat di atas 12.800. Sekitar 345 orang telah meninggal.

Dari mereka yang terinfeksi di atas kapal Costa Atlantica, hanya satu anggota kru telah dirawat di rumah sakit, kata NHK, sementara yang lain tetap di kapal, setelah menunjukkan sedikit atau tanpa gejala. Namun, pihak berwenang Nagasaki tidak segera tersedia untuk memberikan komentar.

Kapal telah merapat di Jepang sejak Februari untuk perbaikan dan pemeliharaan setelah pandemi mencegah jadwal perbaikan di China. Pihak berwenang Nagasaki telah mengkarantina kapal pada saat kedatangan, dan memerintahkan krunya untuk tidak pergi ke luar dermaga kecuali untuk kunjungan rumah sakit.

Tetapi pejabat prefektur mengatakan awal pekan ini bahwa beberapa kru telah berangkat tanpa sepengetahuan mereka, dan mencari informasi terperinci tentang gerakan mereka.

Infeksi kapal pesiar mengikuti insiden serupa awal tahun ini, ketika lebih dari 700 penumpang dan awak dinyatakan positif terkena virus corona di kapal pesiar Diamond Princess yang merapat di Yokohama. (*)

Sumber: Reuters

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top