Ekspor Timah dan Nontimah Bangka Belitung Naik



PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai ekspor timah dan nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Februari 2020 mencapai 135,4 juta dolar Amerika Serikat atau mengalami kenaikan 12,05 persen.

"Nilai ekspor timah pada Februari tahun ini naik 10,22 persen dan nontimah juga naik 20,30 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Babel, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, di Pangkalpinang, Rabu (1/4/2020).

Nilai ekspor Babel, kata dia, bila dibandingkan bulan sebelumnya pada Februari tahun ini mengalami kenaikan 17,65 persen. Peningkatan nilai ekspor didorong oleh naiknya ekspor nontimah sebesar 247,07 persen. Ekspor timah juga mengalami peningkatan sebesar 1,44 persen.

Selama Januari-Februari tahun ini peran nontimah mencapai 13,55 persen. Tapi, hingga Februari 2020 peran timah masih mendominasi ekspor sebesar 86,45 persen. Singapura masih menjadi negara tujuan utama ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ekspor timah yang dikirim ke Singapura pada Januari-Februari 2020 sekitar 28,76 persen. Kemudian, Amerika Serikat, Korea Selatan, India, dan Tiongkok berada dalam lima negara tujuan utama ekspor timah dari Babel.

Peran keempat negara berkisar antara 10,47 persen hingga 19,63 persen. Maka, lima negara utama tujuan ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berperan sebesar 85,89 persen.

Sementara itu, ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Januari-Februari 2020 didominasi oleh lemak dan minyak hewan/nabati yang mencapai US$25,8 juta atau 76,07 persen dari jumlah ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Myanmar saat ini menempati urutan pertama peran ekspor nontimah dengan nilai US$8,3 juta. Peran Myanmar dalam ekspor nontimah 24,42 persen, menyusul Malaysia sebesar US$7,8 juta, Vietnam, Singapura, dan Belanda menempati urutan ketiga, keempat, dan kelima, dengan peran masing-masing sebesar 17,80 persen, 14,28 persen dan 11,13 persen. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top